Benar-benar Cinta Suami sampai Mati

0
360
CINTA: Tulisan tangan di tembok rumah Ana Yuliati di Desa Genteng Kulon.
CINTA: Tulisan tangan di tembok rumah Ana Yuliati di Desa Genteng Kulon.

Rasa cinta Atim Yuliati alias Ana Yuliati, 34, terhadap suaminya benar-benar mendalam. Meski sekujur tubuhnya lebam diduga akibat penganiayaan suami, perempuan itu masih menunjukkan rasa cinta sehidup-semati kepada suami.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

-ABDUL AZIZ, Genteng-

HUBUNGAN suami istri (pasutri) Eko Priyono, 36, dan Atim Yuliati alias Ana Yuliati sebenarnya sudah lama sudah diketahui tidak harmonis oleh pihak keluarga. Bahkan, sejak sebelum menikah, Eko sudah memiliki masalah dengan mertuanya. Sebab, ketika masih pacaran sekitar sepuluh tahun silam, Eko sering membawa Yuliati keluar rumah sampai beberapa hari.

Melihat anaknya sering dibawa keluar rumah, ibu kandung Atim Yuliati, yaitu Siti Mariati, 53, meminta agar Eko segera melamar anak bungsunya tersebut. Namun, beberapa kali Mariati dan saudaranya menyampaikan permintaan itu, Eko tak mau menurut. Bahkan, Eko tidak menentukan waktu yang jelas. Lantaran kesal, suatu ketika Mariati pun mendesak Eko.

Janda yang sudah lama ditinggal mati suaminya tersebut meminta agar Eko secepatnya menikahi anaknya. Sebab, kondisinya memang sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Kala itu, Atim sudah hamil dua bulan. “Waktu itu saya minta agar segera menikah,” tutur Mariati ditemui di rumahnya, di Dusun Curah Ketangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng, kemarin (14/8).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last