Bentuk Mirip Asli, Dilengkapi Power Steering

0
18247

Banyaknya warga yang membuat truk mini tersebut akhirnya melahirkan sebuah komunitas miniatur truk. Anggota komunitas itu bukan hanya berasal dari Desa Kumendung, tapi juga dari desa tetangga. “Anggotanya sekitar 75 unit truk mini,” se but Samsul yang juga menjabat kepala urusan (kaur) umum di kantor Desa Kumendung itu.

Komunitas truk mini itu juga memiliki ke-giatan rutin, yaitu keliling kampung setiap Sabtu malam. “Setiap malam Minggu, kita kumpul di kantor desa dan jalan-jalan bersama,” ujarnya. Jalan-jalan kampung tersebut selalu mendapat perhatian warga. Apalagi, setiap mi niatur truk itu diberi berbagai aksesori menarik. “Diberi lampu seperti mobil asli, dan hampir semua truk dipasangi sound system,” ungkapnya.

Aneka aksesori di miniatur truk tersebut membuat biaya pembuatan truk tersebut semakin mahal. Tidak heran, membuat satu truk mini bisa menghabiskan anggaran hingga Rp 15 juta lebih. “Bila dihitung, saya habis Rp 15 juta lebih,” sebutnya. Truk milik Samsul ini berbahan kayu dan tripleks. Truk mini tersebut dipasangi roda dan cat seperti truk Fuso.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | ... | 2 |3 | 4 | ... | Next → | Last

Baca :
Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka, Pemohon SKCK di Polres Banyuwangi Meningkat