Bentuk Pemantau Kasus Gizi Kurang

0
203

SONGGON – Guna memantau perkembangan gizi pada bayi dan anak-anak usia dini, Puskesmas Songgon membentuk Tim Manggisku (peMANtau GIZi KUrang). Tim ini bertugas melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap bayi dan anak-anak kurang gizi. Dalam kerjanya, Tim Manggisku dipimpin oleh sepasang mitra. Yaitu mitra dokter dan mitra nutrisionis. Penbentukan Tim Manggisku ini berawal dari kasus kurang gizi yang terjadi di wilayah kerja Puskesmas Songgon sebelumnya. Beberapa waktu lalu, sempat ditemukan bayi yang mengalami kelainan pertumbuhan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pada usia tujuh bulan, berat badan si bayi seharusnya 7 kilogram. Namun, hanya mencapai 3,9 kg. Setelah diperiksa, ternyata si bayi menderita infeksi saluran nafas akut (ISPA) dan Malnutrisi. Sehingga, perlu mendapat perawatan intensif. Setelah mendapat pelayanan dari Puskesmas Songgon dan pihak-pihak terkait, akhirnya kondisi si bayi berangsur-angsur membaik. “Diharapkan, dengan adanya Tim Manggisku ini, dapat mengantisipasi kasus gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Songgon. Sehingga para bayi dan anak-anak tidak jatuh menjadi gizi buruk,” harap Kepala Puskesmas Songgon, Bambang Sudiarto, S.Kep, MMKes. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :