Beras Dijamin Aman

0
438
STOK MELIMPAH: Pekerja mengangkat beras untuk disimpan di gudang Bulog di Banyuwangi.
STOK MELIMPAH: Pekerja mengangkat beras untuk disimpan di gudang Bulog di Banyuwangi.
STOK  MELIMPAH:  Pekerja  mengangkat  beras untuk  disimpan di  gudang Bulog  di Banyuwangi.
STOK
MELIMPAH: Pekerja mengangkat beras untuk disimpan di gudang Bulog di Banyuwangi.

Pengadaan Sudah Terpenuhi 63,26 %

KALIPURO- Target pengadaan beras petani tahun 2012 hingga kemarin (18/9) sudah mencapai sekitar 63,26 persen atau sekitar 62 ribu ton. Tahun ini, Perum Bulog menargetkan pengadaan beras lokal sekitar 98 ribu ton. Kepala Sub Divre Bulog Banyuwangi Raswan Setiawan mengatakan, target pengadaan Bulog Banyuwangi dibandingkan daerah lain cukup besar. Di Jatim hanya ada beberapa daerah yang mentargetkan sama dengan Banyuwangi. “Salah satu yang memiliki target besar adalah Banyuwangi,” sebutnya kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Walau target pengadaan cukup besar, Raswan mengaku optimistis akan terpenuhi. Tahun 2011 lalu, target pengadaan beras petani tidak terpenuhi 100 persen. Tetapi untuk pengadaan tahun ini, dia optimistis target itu akan terlampaui. “Masih ada waktu untuk memenuhi target. Apalagi, musim panen di Banyuwangi akan panjang dibandingkan daerah  lain,” tuturnya.

Setiap hari, ungkap Raswan, beras  pengadaan yang masuk gudang Bulog  mencapai 200 hingga 300 ton. Jika pasokan sejumlah itu terus berlangsung,  maka hingga akhir tahun mendatang  pengadaan beras akan surplus dari  target yang ditetapkan. “Sisa pengadaan masih tersisa sekitar 36 ribu  ton dan akan penuhi dalam beberapa  bulan mendatang,” ungkapnya.  Saat ini, lanjut Raswan, ketersediaan beras di gudang Bulog sekitar 50 ribu ton. Stok yang ada di gudang merupakan hasil pengadaan tahun 2012.

Hingga musim panen 2013 mendatang, stok beras Banyuwangi aman Kebutuhan beras hingga musim panen sekitar bulan Maret, beber dia, hanya sekitar 16 ribu ton. “Jika dibandingkan dengan stok beras yang ada, Bulog Banyuwangi surplus beras sekitar 33 ribu ton,” terangnya.

Kebutuhan beras Banyuwangi, lanjut dia, setiap bulannya hanya sekitar 2.343 ton. Sebagian besar stok yang ada itu untuk memenuhi stok beras untuk rakyat miskin (Raskin). “Sisa beras sekitar 33 ribu ton itu dikirim keluar untuk memenuhi stok beras di luar Jawa,” pungkasnya. (Radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2