Berkeluarga Tetap Serumah, Suami Sulit Membedakan

0
2397
Umrah dan Umnah dalam acara Festival Kembar di Gesibu Blambangan Banyuwangi, Jumat lalu (25-8).
Umrah dan Umnah dalam acara Festival Kembar di Gesibu Blambangan Banyuwangi, Jumat lalu (25-8).

KOMPAK walaupun sudah tidak muda. Umrah dan Umnah sudah alami suka duka kehidupan sejak tahun 1933. Sejak lahir, kedua perempuan tersebut kembar identik Mereka juga dilahirkan secara normal.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Selama ini, keduanya tinggal bersama di Dusun Krajan, Desa Kaotan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi. Sejak kecil, kedua perempuan tersebut tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain.

Mereka selalu berdua mulai kecil. Saat sekolah pun, keduanya juga harus bersama-sama. Jika dipisahkan, salah satu dari mereka pasti akan mengalami sakit. Terkadang, mereka merasakan hal yang sama saat salah satu mereka mengalami hal yang buruk atau mengalami kegembiraan.

Bahkan, jika salah satu dari mereka alami kesakitan, saudara kembarnya pasti juga alami kesakitan yang sama. Selama mereka berkeluarga dan memiliki suami, mereka tetap bersama dengan satu rumah.

Pernah suami-suami itu tidak bisa membedakan yang mana istrinya sendiri. Kembar identik yang membuat mereka tidak bisa dibedakan. Tetapi, mereka tetap rukun hingga memiliki cucu bahkan cicit hingga saat ini.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last