Bertahan Tiga Hari, Akhirnya Meninggal Dunia

0
862

bertahanBAYI immature (lahir di usia kandungan masih muda) itu akhirnya berpulang. Sejak lahir pukul 06.00 Minggu pagi (13/7), bayi tersebut terus mendapat perawatan intensif. Namun, akhirnya bayi yang lahir dengan bobot 500 gram itu hanya mampu bertahan hidup selama hampir tiga hari. Bidan dan dokter berusaha memberi bantuan, tapi bayi itu tetap tidak tertolong.Sebelum dilahirkan, Rima Rizekiwati, sang ibu bayi, beberapa kali berpindah rumah sakit. Istri Edy Kurniawan itu mengaku sempat mengalami pendarahan, tapi tidak tahu bahwa dirinya tengah hamil.

Selama ini Rima selalu bekerja, sehingga tidak merasakan adanya gerakan bayi dalam perutnya. Setelah memeriksakan diri di rumah bidan bernama Laila di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, barulah diketahui bahwa dirinya mengandung. Seusai memeriksakan kandungannya, Rima dirujuk ke RSUD Blambangan. Saat berada di RSUD Blambangan, kondisi Rima sudah lemah. Saat itu sudah terjadi pembukaan lima dan air ketuban terus keluar. Meski demikian, Rima belum bisa melahirkan karena usia kandungannya masih sangat muda. 

Selanjutnya, Rima melakukan rawat inap selama empat hari di RSUD Blambangan. Sepulang dari RSUD Blambangan, Rima kembali ke rumah dalam kondisi pembukaan dua. Selang beberapa hari kemudian, dia memeriksakan kandungannya kembali ke RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Kali ini air ketubannya kembali keluar. Lagi-lagi dia disarankan rawat inap selama tiga hari. Rima pun menjalani rawat inap dengan harapan bayi di dalam kandungannya selamat. Tiga hari berselang, Rima kembali pulang dengan kondisi air ketuban yang sudah hampir kering.

Pada hari Rabu pekan lalu (9/7) Rima kembali ke RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Dia kembali memeriksakan kandungannya dan ternyata oleh dr. Widodo dikatakan, air ketuban di dalam tubuhnya tinggal sedikit. Namun, Rima disarankan mempertahankan kandungannya. Rima akhirnya kembali ke rumahnya, tapi pada Sabtu (12/7) malam dia merasakan gejala akan melahirkan. Tetapi, karena saat itu tidak ada yang mengantar, dia mencoba menahannya sampai pagi. 

Baru pada hari Minggu pagi (13/7) Rima kembali ke RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Yang terakhir ini dia langsung menjalani proses persalinan. Proses tersebut menurut Rima sangat cepat, hanya sekitar lima menit. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir pukul 06.00. Bayi yang lahir pada usia kandungan lima bulan itu memiliki panjang 25 centimeter dan bobot 500 gram. Melihat kondisi bayi yang lahir di usia kehamilan sekitar 21 pekan itu, dokter yang menangani tidak bisa berharap banyak.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last