Biaya Jamkeskin Tembus Rp 4,354 M

0
377

BANYUWANGI – Jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) dari pemerintah pusat dan jaminan kesehatan daerah (jamkesda) provinsi ternyata belum mampu menutup biaya kesehatan warga miskin di Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tahun 2011 lalu, APBD masih mengeluarkan anggaran sekitar Rp 4,354 miliar untuk membiayai kesehatan warga miskin yang tidak tercover jamkesmas dan jamkesda. “Belum semua warga miskin menerima program jamkesmas dan jamkesda,” ujar Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab, Nurul Cholili.

Warga miskin yang tidak tertampung dalam program jamkesmas dan jamkesda, biaya kesehatannya ditanggung APBD. Mereka yang tidak mampu tapi tidak memiliki kartu jamkesmas dan jamkesda, maka pengobatannya ditanggung APBD.

Untuk mendapat biaya kesehatan dari APBD, tegas Cholili, warga miskin harus memiliki surat pernyataan miskin (SPM) yang dikeluarkan Bagian Kesra Pemkab Banyuwangi. Proses mendapatkan SPM diawali mulai ketua RT, kepala desa atau kelurahan, hingga camat.

Loading...

“Setelah lengkap, baru diajukan ke bagian kesra. Di bagian kesra akan di-scoring atas beberapa indikator kemiskinan yang ditetapkan pemerintah,” tegasnya. Cholili mengatakan, yang jumlah skornya di atas dua, pengajuan SPM-nya akan dikabulkan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2