BPPKB Data 512.400 Kepala Keluarga

0
605

BANYUWANGI—Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPP&KB) Banyuwangi melakukan pendataan keluarga tahun 2015, kemarin (25/5). Pendataan pertama dilakukan pada keluarga Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko.Kedatangan tim dirumah dinas wabup itu, langsung diterima Yusuf bersama istri, Ny. Minuk Widyatmoko.

Petugas pendata meminta sejumlah dokumen keluarga seperti kartu keluarga (KK) dan beberapa dokumen lainnya. Selesai melakukan pendataan, petugas menempelkan stiker di depan pintu masuk rumah sebagai bertanda kalau rumah wabup sudah didata.

Kepala Kantor BPP&KB M Pua Jiwa mengatakan, pendataan keluarga ini merupakan program rutin lima tahunan yang dilakukan secara serentak seluruh Indonesia. Rencananya pendataan keluarga ini dilakukan mulai tanggal 25 Mei hingga 12 Juni 2015 dengan sasaran 512.400 kepala keluarga mencapai.

Pendataan ini bertujuan untuk pengembangan kependudukan dan pembangunan keluarga berencana. “Pendataan ini dilakukan door to door. Dalam setiap melakukan pendataan, petugas akan menanyakan beberapa pertanyaan yang menjadi indikator.

Indikatornya bermacam-macam. Salah satunya menanyakan apakah keluarga tersebut menggunakan alat kontrasepsi atau tidak,” kata Pua kemarin. Wabup Yusuf Widyatmoko mengatakan, pendataan keluarga untuk memberikan gambaran secara tepat dan menyeluruh keadaan di lapangan sampai ke tingkat keluarga.

Sedangkan manfaat dari pendataan keluarga  ini adalah diperoleh informasi dasar kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang diperlukan untuk penentuan sasaran program KB. Wabup Yusuf berharap BPPKB benar-benar bekerja semaksimal dan cermat mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah.

“Dengan data yang diperoleh pemerintah melalui program pendataan keluarga tahun 2015 ini, dapat dijadikan sebagai salah satu dasar penentuan arah kebijakan pemerintah, khususnya di Banyuwangi dalam upaya membangun  Banyuwangi menjadi lebih baik lagi,” harapnya kemarin. (radar)