sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kapal cepat Express Bahari yang sebelumnya melayani rute penyeberangan Banyuwangi–Denpasar untuk sementara dialihkan ke lintasan lain.
Kapal tersebut akan diperbantukan melayani angkutan mudik Lebaran di jalur Jangkar, Situbondo menuju Kepulauan Raas dan Sapudi, Madura.
Kapal dengan kapasitas sekitar 400 penumpang itu diketahui sudah cukup lama tidak beroperasi di rute Banyuwangi–Bali.
Pantauan di lapangan menunjukkan kapal tersebut masih bersandar di area dermaga Pelabuhan Rakyat Marina Boom Banyuwangi.
Sejak beberapa waktu terakhir, kapal itu tidak melayani penumpang karena jumlah pengguna jasa penyeberangan dinilai minim, khususnya dari arah Bali.
Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi Yohanes Heri Kriswirawan membenarkan bahwa kapal cepat tersebut akan dipindahkan sementara ke lintasan lain.
Menurutnya, kapal cepat Express Bahari 1F dijadwalkan berangkat menuju Pelabuhan Jangkar pada Selasa (10/3) untuk mendukung angkutan Lebaran.
“Kapal cepat diperbantukan di lintasan Jangkar–Raas dan Jangkar–Sapudi selama arus mudik dan arus balik,” kata Heri.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat armada penyeberangan di jalur Jangkar menuju kepulauan di wilayah Madura yang biasanya mengalami lonjakan penumpang menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kasi Teknik Kepelabuhanan UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi Tri Wahyono menambahkan, pergeseran kapal merupakan bagian dari dukungan terhadap program angkutan Lebaran yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perhubungan.
Setelah seluruh proses persiapan selesai, kapal tersebut direncanakan mulai beroperasi melayani penumpang pada 12 Maret mendatang.
“Ini untuk mendukung program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan,” ujarnya.
Sebelumnya, kapal cepat Express Bahari melayani rute penyeberangan dari Pantai Marina Boom Banyuwangi menuju Pelabuhan Serangan di Denpasar, Bali.
Page 2
Namun layanan tersebut diketahui sudah sekitar satu bulan tidak beroperasi.
Tri menjelaskan bahwa penghentian sementara operasional kapal dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya kondisi cuaca serta minimnya jumlah penumpang dari arah Bali menuju Banyuwangi.
Padahal menurutnya, minat masyarakat dari Banyuwangi untuk menggunakan layanan kapal cepat tersebut sebenarnya cukup baik.
“Sebenarnya dari Banyuwangi lumayan (penumpangnya). Tapi dari arah Bali sering kosong. Mungkin juga karena faktor promosi,” jelasnya.
Karena minimnya penumpang dari Bali, operasional kapal akhirnya dihentikan sementara sambil menunggu evaluasi lebih lanjut terkait keberlanjutan layanan di lintasan tersebut.
Di sisi lain, menjelang Idul Fitri aktivitas penyeberangan di lintasan Pelabuhan Jangkar menuju sejumlah pulau di Madura justru mengalami peningkatan signifikan.
Setiap tahun, jalur penyeberangan ini menjadi salah satu rute utama bagi masyarakat yang hendak mudik ke Kepulauan Raas dan Sapudi.
Lonjakan jumlah pemudik tersebut membuat kebutuhan armada penyeberangan semakin meningkat.
Oleh karena itu, kapal cepat Express Bahari dialihkan untuk memperkuat layanan transportasi laut di lintasan tersebut selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Selain itu, pihak pengelola pelabuhan juga masih mengajukan tambahan armada kepada Kementerian Perhubungan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
“Kami masih mengusulkan dua kapal perbantuan lagi ke Kemenhub supaya pelayanan penyeberangan saat arus mudik bisa lebih lancar,” tandas Tri.
Dengan adanya tambahan armada, diharapkan pelayanan transportasi laut di lintasan Jangkar menuju kepulauan di Madura dapat berjalan lebih optimal serta mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama musim mudik Lebaran. (fre/aif)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kapal cepat Express Bahari yang sebelumnya melayani rute penyeberangan Banyuwangi–Denpasar untuk sementara dialihkan ke lintasan lain.
Kapal tersebut akan diperbantukan melayani angkutan mudik Lebaran di jalur Jangkar, Situbondo menuju Kepulauan Raas dan Sapudi, Madura.
Kapal dengan kapasitas sekitar 400 penumpang itu diketahui sudah cukup lama tidak beroperasi di rute Banyuwangi–Bali.
Pantauan di lapangan menunjukkan kapal tersebut masih bersandar di area dermaga Pelabuhan Rakyat Marina Boom Banyuwangi.
Sejak beberapa waktu terakhir, kapal itu tidak melayani penumpang karena jumlah pengguna jasa penyeberangan dinilai minim, khususnya dari arah Bali.
Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi Yohanes Heri Kriswirawan membenarkan bahwa kapal cepat tersebut akan dipindahkan sementara ke lintasan lain.
Menurutnya, kapal cepat Express Bahari 1F dijadwalkan berangkat menuju Pelabuhan Jangkar pada Selasa (10/3) untuk mendukung angkutan Lebaran.
“Kapal cepat diperbantukan di lintasan Jangkar–Raas dan Jangkar–Sapudi selama arus mudik dan arus balik,” kata Heri.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat armada penyeberangan di jalur Jangkar menuju kepulauan di wilayah Madura yang biasanya mengalami lonjakan penumpang menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kasi Teknik Kepelabuhanan UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi Tri Wahyono menambahkan, pergeseran kapal merupakan bagian dari dukungan terhadap program angkutan Lebaran yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perhubungan.
Setelah seluruh proses persiapan selesai, kapal tersebut direncanakan mulai beroperasi melayani penumpang pada 12 Maret mendatang.
“Ini untuk mendukung program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan,” ujarnya.
Sebelumnya, kapal cepat Express Bahari melayani rute penyeberangan dari Pantai Marina Boom Banyuwangi menuju Pelabuhan Serangan di Denpasar, Bali.








