sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Polresta Banyuwangi mulai mematangkan berbagai persiapan pengamanan.
Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama musim mudik.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi, Senin (9/3).
Kegiatan ini dihadiri Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi, serta jajaran Kapolsek di wilayah Banyuwangi.
Rakor tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk menyatukan strategi pengamanan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan Saat Mudik
Dalam pertemuan tersebut, berbagai langkah strategis dibahas secara mendalam. Mulai dari kesiapan personel pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.
Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono menegaskan bahwa koordinasi antarinstansi sangat penting dalam menghadapi meningkatnya volume kendaraan selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan mudik tidak hanya bergantung pada kepolisian, tetapi juga memerlukan kerja sama dari berbagai pihak.
“Melalui rapat koordinasi ini kita menyamakan persepsi dan strategi pengamanan sehingga seluruh pihak dapat bergerak secara terpadu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor akan membantu mempercepat pengambilan keputusan di lapangan ketika terjadi kepadatan lalu lintas atau situasi darurat selama periode mudik.
Pemkab Banyuwangi Siap Dukung Pengamanan
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan Polresta Banyuwangi dalam mempersiapkan pengamanan mudik Lebaran tahun ini.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan mudik merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, dan berbagai instansi terkait.
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Pemkab Banyuwangi juga akan menurunkan berbagai sumber daya untuk membantu pengamanan dan pelayanan bagi pemudik.
Page 2
Di antaranya tenaga medis, petugas dari Dinas Perhubungan, serta unsur lain yang terkait dengan pelayanan publik.
“Kami mendukung penuh segala upaya yang dilakukan Polresta Banyuwangi, karena hal ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menciptakan mudik Lebaran yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegas Mujiono.
Mengacu Kebijakan Nasional Angkutan Lebaran 2026
Selain membahas kesiapan di tingkat daerah, rakor tersebut juga mengacu pada kebijakan nasional terkait pengaturan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran 2026.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Korps Lalu Lintas Polri telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pengelolaan lalu lintas dan penyeberangan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Kebijakan tersebut bertujuan untuk menjamin keselamatan, keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus kendaraan di ruas jalan nasional.
“Rakor ini juga menyesuaikan dengan kebijakan nasional yang telah diterbitkan pemerintah terkait pengaturan lalu lintas selama masa Angkutan Lebaran 2026,” jelas Teguh.
Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Buffer Zone
Dalam rakor tersebut juga dibahas sejumlah skema rekayasa lalu lintas yang kemungkinan akan diterapkan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Beberapa skema yang disiapkan antara lain pembatasan kendaraan pada waktu tertentu hingga penerapan buffer zone di beberapa titik yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.
Buffer zone merupakan area penyangga yang digunakan untuk menampung kendaraan sementara ketika terjadi penumpukan arus kendaraan menuju jalur tertentu, termasuk menuju pelabuhan penyeberangan.
Skema tersebut diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta menjaga kelancaran arus kendaraan di jalur utama yang dilalui para pemudik.
Harapkan Mudik Aman dan Nyaman
Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, Polresta Banyuwangi berharap seluruh unsur yang terlibat dapat bekerja sama secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait diharapkan mampu menciptakan kondisi mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi para pemudik yang melintasi wilayah Banyuwangi.
“Demi kenyamanan dan keamanan para pemudik, sehingga masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan tenang,” pungkas Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono. (rio/aif)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Polresta Banyuwangi mulai mematangkan berbagai persiapan pengamanan.
Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama musim mudik.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi, Senin (9/3).
Kegiatan ini dihadiri Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi, serta jajaran Kapolsek di wilayah Banyuwangi.
Rakor tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk menyatukan strategi pengamanan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Antisipasi Lonjakan Kendaraan Saat Mudik
Dalam pertemuan tersebut, berbagai langkah strategis dibahas secara mendalam. Mulai dari kesiapan personel pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.
Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono menegaskan bahwa koordinasi antarinstansi sangat penting dalam menghadapi meningkatnya volume kendaraan selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan mudik tidak hanya bergantung pada kepolisian, tetapi juga memerlukan kerja sama dari berbagai pihak.
“Melalui rapat koordinasi ini kita menyamakan persepsi dan strategi pengamanan sehingga seluruh pihak dapat bergerak secara terpadu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor akan membantu mempercepat pengambilan keputusan di lapangan ketika terjadi kepadatan lalu lintas atau situasi darurat selama periode mudik.
Pemkab Banyuwangi Siap Dukung Pengamanan
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan Polresta Banyuwangi dalam mempersiapkan pengamanan mudik Lebaran tahun ini.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan mudik merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, dan berbagai instansi terkait.
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Pemkab Banyuwangi juga akan menurunkan berbagai sumber daya untuk membantu pengamanan dan pelayanan bagi pemudik.








