BTDI Tahbiskan Ijen Milik Banyuwangi

0
389
drh. BUDIANTO
drh. BUDIANTO

MENYELENGGARAKAN Banyuwangi Tour de Ijen (BTDI) adalah langkah yang brilian. Kini, gegap-gempita BTDI sudah usai. BTDI adalah sebuah perhelatan olahraga tingkat internasional yang boleh dibilang sangat sukses. Semua peserta mengakui kesuksesan tersebut. Dari sisi penyelenggaraan, para peserta memuji bahwa masyarakat Banyuwangi sangat tertib dan antusias memberikan dukungan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Medan yang ditempuh pun sangat menantang dan membuat mereka ketagihan untuk datang tahun depan. Jalan berkelok-kelok menyusuri per kebunan, desa-desa, kemudian menanjak ke Gunung Ijen, betul–betul membuat mereka terperangah sekaligus tertantang. Kelok Ampe yang sangat terkenal di Sumatera Utara menjadi tidak ada artinya bila dibandingkan dengan tanjakan Ijen.

Semua itu menjadi semakin mengesankan ketika sepanjang jalan, peserta disuguhi berbagai kesenian masyarakat, pemandangan hutan yang masih perawan dan eksotik, serta antusiasme masyarakat yang berjejer memberikan semangat sepanjang rute. Betul-betul sebuah perhelatan yang apik dan berkualitas. Selain perhelatan olahraga yang terbilang sukses, ternyata di banyak sisi juga memberikan multi player effect yang sangat berarti dalam banyak hal. Kegiatan ini menjadi sarana promosi wisata yang sangat efektif.

Peserta yang berasal dari 15 negara secara langsung dapat melihat keindahan alam, kultur budaya, dan keramahan masyarakat Banyuwangi. Itu pasti disuarakan ketika mereka pulang ke negaranya masing-masing. Suguhan kesenian pada saat opening ceremony sangat mengesankan para peserta. Secara ekonomi, BTDI juga memberikan dampak yang sangat signifikan. Tingkat hunian hotel meningkat drastis. Para pengusaha makanan juga ikut merasakan. Tidak dapat dimungkiri, bidang pariwisata akan menikmati dampak berkelanjutan atas kegiatan tersebut.

Pembangunan di bidang pariwisata memang tidak boleh hanya diukur dari berapa pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk ke pemerintah. Berdasar data, di Kabupaten Banyuwangi sektor jasa yang termasuk bidang pariwisata hanya kalah dengan bidang pertanian. Pemerintah daerah memang all out menyelenggarakan BTDI. Infrastruktur jalan diperbaiki sampai Paltuding. Semua jalan dan sarana pendukung disiapkan secara sungguh-sungguh. Dukungan secara komprehensif dan besar-besaran pun dilakukan pemerintah daerah.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2