Bulog Banyuwangi Kirim Beras ke Aceh dan Medan

0
202
Loading...
Bulog Banyuwangi Penyumbang Ketahanan Pangan Nasional

BANYUWANGI – Pesan Bulog Sub Divisi Regional (Divre) IX Banyuwangi dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional patut diacungi Jempol. Betapa tidak, selain rutin menyuplai beras ke wilayah Madura dan Nusa Tenggara Timur (NTT), tahun ini Bulog juga melayani beras ke Medan dan Aceh.

Hal ini diungkapkan Kepala Bulog Sub Divre IX Banyuwangi, Raden Gunadharma Nugrahawan saat memantau penyerapan dan penyimpanan beras di gudang Bulog Lemahbang Kulon, Kecaman Singojuruh, kemarin (19/9).

”Yang terbaru kita sedang membahas MoU dengan Pemerintah Daerah Papua. Kita patut bangga, karena ini bukti Banyuwangi mampu memberi kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Sejak bulan Maret hingga September 2017, kata Gunadharma, Bulog Sub Divre Banyuwangi telah mengirim ke luar daerah sebanyak 38 ribu ton beras, khususnya untuk tujuan Madura dan NTT.

“Untuk pengiriman ke Medan, tahun ini rencananya sebanyak 15 ribu ton beras dan Aceh 6 ribu ton beras,” jelas pria yang akrab disapa Awang ini. Sedangkan yang ke Papua, diprediksi mampu menyuplai hingga 5 ribu ton beras.

Prestasi gemilang itu berhasil diraih berkat melimpahnya hasil panen padi petani di Banyuwangi. Bahkan, hingga kemarin (19/9) penyerapan gabah Bulog sudah surplus hingga mencapai 127 persen. “Dari target penyerapan beras sebesar 67.500 ton, tembus hinga 80 ribu ton,” ungkap Awang.

Tidak cukup sampai disitu, Bllog Sub Divre Banyuwangi, juga menambah stok beras untuk kebutuhan nasional sebanyak 20 ribu ton dari pemerintah pusat. “Kami optimistis sampai Desember ini bisa terpenuhi. Dan keberhasilan ini bisa terwujud berkat bantuan dan kerja sama TNI, Satgas Pangan, Polres, pemerintah daerah serta instansi terkait,” terangnya.

Saat ini, stok ketahanan pangan di Buni Blambangan aman hingga 38 tahun ke depan. Semua telah tersimpan di lima gudang Bulog Sub Divre Banyuwangi yang tersebar di gudang Bulog Lemahbang Kulon, Ketapang 1 dan 2, Genteng, dan Wonosobo.

Sementar itu, Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol (Inf) Roby Bulan, yang diwakili Pasiter Kapten (Ka6v) Heriyanto menjelaskan, demi mendorong suksesnya program swasembada pangan nasional, pihaknya terus mendorong Luas Tambah Tanam (LTT) lahan pertanian. Termasuk dengan terus menggenjot penyerapan gabah petani.

“Saat ini penyerapan gabah kita tertinggi di Jawa Timur, disusul Jember di urutan kedua,” katanya. Kanit Pidek Polres Banyuwangi Ipda Lita Kurniawan yang juga Satgas Pangan berjanji akan terus mengawal dan menjaga stok beras di Buni Blambangan.

“Peninjauan ini guna memastikan stok pangan secara keseluruhan masih aman atau tidak, serta guna memastikan kualitas bahan pangan tetutama beras yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” tandasnya. (radar)

Loading...