Bupati Anas Dorong Warga Bikin Kebun Hidroponik di Pekarangan Rumah

0
25
Foto: banyuwangikab.go.id

BANYUWANGI – Bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi semakin tenar saat masa pandemi virus Corona. Sebab selain bisa membunuh waktu luang saat di rumah saja, kegiatan ini juga bisa menghemat pengeluaran untuk bahan pangan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Manfaat itu benar-benar dirasakan oleh seorang Rina Covi Cahyani. Perempuan yang tinggal di Desa Watukebo Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi ini memanfaatkan pekarangan belakang rumahnya menjadi kebun mini. Ribuan flora dari ratusan jenis tanaman memenuhi kebun seluas 1.200 m2 tersebut. 

“Dulunya ini adalah petak sawah peninggalan orang tua. Sawah ini selalu tergenang air, sehingga tidak produktif. Lalu terbersit untuk dibuat kebun. Apalagi kami suka bercocok tanam,” kata Rina seperti dilansir dari banyuwangikab.go.id. 

Akhirnya, dengan berbekal hobi Rina bersama suaminya mulai mengubah lahan sawah menjadi kebun. Berbagai macam flora ditanam di kebun yang kini bernama Cahaya Hydro Farm. Mulai dari jenis tanaman polowijo, bunga, tanaman bunga dalam pot (tabulampot), maupun toga.

“Setidaknya, kini ada 100 jenis lebih tanaman yang tumbuh di kebun tersebut. Semua kami kelola secara organik, memanfaatkan pupuk organik,” jelas Rina.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last