Bupati Minta Mantan Kades dan Cakades Diajak Membangun

0
159

GLENMORE – Setelah terpilih dalam pemilihan kepala desa (pilkades) Karangharjo, Kecamatan Glenmore, beberapa waktu lalu, Miskawi akhirnya dilantik oleh Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Azwar Anas, M.Si, Rabu (8/5) lalu. Pelantikan yang dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Glenmore itu dihadari jajaran Forum Pimpinan Kecamatan Glenmore, para kepala desa se-Kecamatan Glenmore, tokoh masyarakat, dan tokoh agama Desa Karangharjo.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sedang dari jajaran pejabat teras Pemkab Banyuwangi, Bupati Abdullah Azwar Anas, didampingi Sekretaris Kabupaten Slamet Karyono, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Peni Handayani, Asisten II Hartoyo, Kabag Humas dan Protokol Djuang Pribadi, serta sejumlah pejabat lainnya. Usai melantik, bupati meminta agar Miskawi segera melaksanakan tugasnya sebagai kades. Karena masyarakat sudah menunggu kiprahnya di Karangharjo.

 Bupati Anas juga berharap, agar dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala desa, Miskawi bisa selalu mencari terobosan yang bisa mempercepat pembangunan dan mengentaskan kemiskinan. Tak lupa, agar pembangunan di Karangharjo, bisa mengalami percepatan dan suasana selalu kondusif, Miskawi diharapkan bisa merangkul mantan kades dan calon kepala desa Karangharjo. “Pilkades sudah selesai, sekarang semua dirangkul dan diajak untuk membangun desa.

Sebab setelah terpilih, pak Miskawi adalah bapaknya orang banyak,” pesan bupati. Di sisi lain, bupati juga mengajak agar para kades dan semua elemen di Banyuwangi turut menjaga citra baik Kabupaten Banyuwangi di mata kancah nasional maupun International. Sebab, melalui citra yang baik inilah, banyak wisatawan maupun investor yang bersedia datang ke Banyuwangi untuk berinvestasi. Sehingga dengan sendirinya lapangan pekerjaan akan tumbuh secara signifi kan.

Bagi bupati, citra seorang pemimpin tidaklah terlalu penting. Namun semua pihak harus menyadari bahwa citra daerah harus dibangun secara positif di mata dunia. “Bupati paling menjabat hanya lima tahun, kalau terpilih lagi paling lama sepuluh tahun. Tapi citra daerah selamanya harus kita jaga sebaik-baiknya,” ajaknya. (radar)

Loading...