Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Sosial  

Cegah Teroris, Ketapang Siaga

cegahBANYUWANGI – Mengantisipasi masuknya teroris ke Banyuwangi, aparat kepolisian meningkatkan kewaspadaan. Pintu masuk menuju Bali lewat penyeberangan Pelabuhan Ketapang diperketat. Kemarin, satu regu pasukan disiagakan di kawasan pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali tersebut. Pantauan koran ini, semua kendaraan yang hendak ke Bali diperiksa ketat. Penumpang di minta turun dari mobil dan barang-barang bawaan mereka diperiksa satu-per satu.

”Kita memang patut mewaspadai gerak-gerik teroris. Siapa tahu mereka menyusup ke Banyuwangi. Makanya pos-pos penting kita jaga,’’ kata Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi kemarin.  Selama pemeriksaan berlangsung, tidak ditemukan penumpang yang mencurigakan.Ken dati begitu, pemeriksaan terus berlangsung sampai malam. Di minggu-minggu ini pemeriksaan akan terus diintensifkan.

”Masing-masing polsek juga kita instruksikan waspada. Teroris bisa menyusup ke mana saja. Kita juga tidak tahu se andainya ada teroris sedang latihan di hutan Banyuwangi,’’  ujar perwira polisi kelahiran Mojokertoitu. Selain rajin sweeping di Pela buhan Ketapang, pihaknya juga mengoptimalkan peran ba binkamtibmas di desa-desa da lam rangka relay detection dan early warning. Bagi warga yang bertamu hingga tengah ma lam dan melapor ke RT se tempat, patut diwaspadai.

”Warga lain bisa menegur. Kalau memang gerak-geriknya mencurigakan, bisa langsung menghubungi polsek terdekat,” saran kapolres. Dalam rangka mengantisipasi teroris, pihaknya juga rajin safari ke tokoh agama di Banyuwangi. Sasaran safari berpindah-pindah, kadang ke pondok pesantren dan kadang ke desa-desa. ”Kita gandeng tokoh agama untuk mengantisipasi munculnya teroris. Mudah-mudahan cara seperti ini ampuh dalam meredam teroris,’’ tandas perwira polisi dengan dua  melati di pundak itu.

Sementara itu, pasca penghitungan quick count Pilgub Bali, Polres Banyuwangi mengirimkan 100 personel ke Bali. Tadi malam satu kompi pasukan bergeser ke Bali. Mereka diangkut dua truk yang dipimpin Kasatsabhara AKP Sudarmaji. Belum bisa di pastikan berapa lama pasukan ter sebut BKO di Bali. Yang pasti, mereka diminta ikut mengamankan Pilgub Bali pasca penghitungan cepat.

Sekadar tahu, berdasar hitung cepat versi lembaga survei, dua kandidat (pasangan AAN Puspayoga-Dewa Sukrawan (PAS) dan Paket Pasti–Kerta (Made Mangku Pastika-Ke tut Sudikerta) hanya selisih tipis. Sehingga, untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan, polres ikut mengirim pasukan. ”Yang kita kirim ke Bali 100 personel. Mereka akan bergabung dengan personel di sana (Bali, Red),” kata Kapolres Nanang Masbudi.  (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE