Dana Swasembada, Warga Papring Terus Bangun Jalan

0
97
Foto: Radar Banyuwangi – Jawa Pos

BANYUWANGI – Aroma aspal terbakar menyeruak tak jauh dari masjid Lingkungan Papring, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (8/7/2020). Rupanya, tak jauh dari sana beberapa orang warga tengah melakukan penambahan jalan berlubang.

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, aktivitas penambalan dan pembangunan jalan di Lingkungan Papring itu sudah berlangsung sejak 4 tahun terakhir. Karena jalan tak kunjung diperbaiki dan dibangun pemerintah, warga pun memilih membangun jalan secara mandiri.

Dana mereka kumpulkan dengan meminta sumbangan dari warga dan para pengguna jalan yang kebetulan melintas di wilayah mereka.

“Kita kumpulkan dana seminggu, setelah itu setiap hari Rabu kita kerja bakti untuk melakukan pengaspalan. Ada yang kita tambal, ada juga yang kita buat baru,” kata Mohamad Romli (42) warga Lingkungan Papring.

Romli menceritakan, langkah membangun jalan dengan cara swadaya terpaksa dilakukan lamaran warga sudah tidak sabar menanti sentuhan tangan pemerintah.

Karena dana yang didapat dari hasil swadaya tidak cukup banyak, akhirnya mereka pun mengaspal jalan seadanya.

“Kita capek mau minta, makanya bergerak sendiri,” imbuh Romli.

Warga Lingkungan Papring lainnya, Rumawi (50) menambahkan, pembangunan jalan yang dilakukan setiap hari Rabu itu akan terus dilaksanakan oleh warga. Mereka bekerja dengan sukarela sejak pukul 6 pagi sampai 4 sore.

“Perbaikan jalan ini bisa saja terus berlangsung seumur hidup kita. Selama jalan masih rusak,” tegasnya.

Sementara itu, menangapi aktivitas warga Lingkungan Papring tersebut, Lurah Kalipuro Suryono mengatakan jika setiap talun pihaknya sudah mengajukan perbaikan jalan untuk lingkungan Papring melalui Musrenbang Kecamatan.

Sementara tahun 2019 baru ada jalan sepanjang 1 kilomener yang disetujui untuk dibangun. Yaitu berada di dekat pertigaan Masjid Papring ke arah barat.

Baca :
Diduga Terlilit Hutang, Seorang Ibu Ditemukan Gantung Diri di Jendela Kamar Gemparkan Warga Tegaldlimo

“Kita sudah berupaya mengajukan. Mungkin belum gilirannya karena banyaknya desa di Banyuwangi,” tandasnya.