Dewan Kehormatan Bela Daroji

0
390

BANYUWANGI – Proses recall terhadap Daroji, anggota Fraksi Partai Demokrat
(FPD), memunculkan masalah di internal Demokrat. Diam-diam, Dewan Kehorma-tan (DK) melayangkan surat kepada DPP Partai Demokrat agar mempertimbang-kan ulang keputusan terhadap Daroji.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sejak surat keputusan recall dari DPP tu-run, Daroji langsung melakukan klarifikasi dan pembelaan kepada DK Demo-krat. Dalam klarifikasi itu diketahui bah-wa keputusan recall itu bukan didasarkan atas sengketa pemilu, melainkan dampak dari kasus pidana yang pernah dia alami.

Sebelum menjadi anggota DPRD, Da-roji pernah menjadi terdakwa kasus du-gaan korupsi proyek pembangunan Jalan Lingkar Ketapang (JLK) tahun 2001. Na-mun, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, majelis hakim memvonis bebas murni. Daroji dinya-takan tidak terbukti melakukan perbua-tan korupsi.

Daroji mengungkapkan, kasus hukum yang pernah menjerat dirinya sudah memiliki kekuatan tetap (incrach). “Jaksa mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), tapi ditolak. Jaksa tidak melakukan PK (peninjauan kembali),’’ ungkap mantan ketua BPC Gapensi Banyuwangi itu. Atas putusan bebas itu, pihaknya mengadukan persoalan itu kepada DK DPP PD.

Tujuannya agar mendapatkan perlindungan hukum dan politik dari partai. DK yang dipimpin Ketua Pembina PD Su-silo Bambang Yudhoyono itu memberikan respons positif terhadap pengaduan yang diajukan Daroji.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2