Dijanjikan Jadi Baby Sitter, Ternyata Dijual ke Kafe

0
351
DITAHAN: Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini, menunjukkan tiga pelaku jaringan trafficking di Mapolsek Muncar kemarin.

Kasus trafficking (perdagangan manusia) masih kerap terjadi di wilayah Muncar. Kali ini polisi meringkus tiga orang yang terlibat jaringan perdagangan manusia. Siapa saja mereka?


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SIANG itu, ruang Satreskrim Polsek Muncar terlihat ramai. Tiga orang mengenakan seragam tahanan diberondong pertanyaan oleh penyidik. Ya, tiga orang itu diduga kuat sebagai sindikat trafficking.

Yang mengejutkan, dua dari tiga tersangka adalah pasangan suami-istri (pasutri). Mereka adalah Supardi alias Pardi, 59, dan Sutiah 46. Seorang lagi bernama Ernawati alias Bu Su alias Erna, 35, warga Dusun Krajan, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah.

Usai ditangkap tanggal 4 Oktober 2012 lalu, hingga kemarin ketiga tersangka masih mendekam di sel tahanan Mapolsek Muncar. Dalam jaringan tersebut, Erna bertindak sebagai pencari korban. Dua yang lain bertugas menyiapkan tempat dalam bisnis esek-esek itu.

Lokasi yang dipilih adalah sebuah kafe plus tempat karaoke yang berlokasi di sekitar kawasan LCM  Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Kasus tersebut terbongkar setelah satu korban berhasil kabur dari kafe tersebut. Dia adalah NN, 18, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last