Dikeramatkan Warga dan Jadi Lokasi Ritual Mantu Kucing

0
3391

LOKASI sumber air Mbah Kopek di tengah  persawahan Dusun Sumberjoyo, Desa  Kumendung, Kecamatan Muncar. Menuju ke tempat itu harus melewati pemakaman umum. Meski demikian, tidak sulit mencarinya, karena tempat itu sudah  terkenal.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Nama mata air Mbah Kopek tentu sedikit  aneh di telinga. Dari cerita yang berkembang,  nama itu leluhur yang mendirikan desa.  Makam Mbah Kopek berada tidak jauh dari lokasi sumber air tersebut. Pesarean Mbah Kopek juga cukup dikenal.

Selama ini sering didatangi peziarah dari berbagai daerah di tanah air. Bahkan,  hampir bisa dipastikan setiap malam Jumat Legi tempat itu dipenuhi peziarah  lengkap tumpeng. “Jika punya hajat, warga  sering menggelar kenduri di sumber Mbah  Kopek ini,” ujar Ki Joko Gondrong, sesepuh  warga setempat.

Pelaksanaan kenduri di kompleks pesarean  yang lokasinya berdekatan dengan sumber Mbah Kopek itu perwujudan budaya yang  diwariskan leluhur yang dikenal dengan tradisi  pamit. Seperti anak yang akan berangkat  sekolah, mereka pamit dan meminta restu.

“Tak ada niat lain, hanya acara selamatan dan  melestarikan budaya pamit kepada leluhur,” imbuhnya. Meski terik matahari menyengat, sekitar lokasi  sumber Mbah Kopek tetap rindang dan sejuk. Maklum, di tempat itu masih berdiri kokoh tiga  pohon besar, yakni dua pohon beringin dan satu lagi pohon bendo yang menjulang tinggi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last