Dilindas KA Mutiara, Badan Terbelah Dua

0
181

lindasGIRI – Kecelakaan kereta api (KA) terjadi di wilayah Banyuwangi. Kali ini korbannya adalah seorang laki-laki tanpa identitas (Mr X). Lelaki yang diperkirakan berusia 30 tahun itu tewas dengan kondisi mengenaskan. tubuhnya terbelah dua karena terlindas KA Mutiara Timur sekitar pukul 21.45 Selasa malam lalu (12/3). peristiwa mengenaskan itu terjadi saat korban berusaha menyebrangi rel di areal persawahan Lingkungan Payaman, Kelurahan/Kecamatan  Giri, Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Malam itu, laki-laki yang memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 159 cm, rambut lurus dan kulit sawo matang, tersebut hendak menyebrangi rel dari arah timur Pada saat lelaki bertopi sekolah dasar (SD) itu menyeberangi rel, KA Mutiara Timur melaju dari arah utara, yakni dari Stasiun Banyuwangi Baru, menuju Stasiun Karangasem. Seketika, tubuh korban di hantam lokomotif tersebut. Korban terjatuh dan tergilas rangkaian gerbong KA kelas bisnis dan eksekutif jurusan Banyuwangi- Surabaya tersebut.

“Korban terlindas di bagian perut dan langsung tewas di TKP (tempat kejadian perkara). Oleh kru KA, tubuh korban dibawa ke Stasiun Karangasem, Banyuwangi,” je las Kapolsek Giri AKP Adi Wiyanto kemarin (13/2). Kapolsek Adi menambahkan, pihaknya dibantu aparat Polsek Glagah langsung da tang untuk mengecek lokasi kejadian. Setelah itu, polisi mengevakuasi jasad korban yang diduga sebagai gelandangan, pengemis, atau orang gila (gepeng dan orgil) tersebut ke RSUD Blambangan.

Menurut Kapolsek Adi, warga se kitar lokasi tabrakan tidak ada yang mengenali korban. Juga tidak ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarga. “Kesimpulan saya, korban diduga orang yang mengalami gangguan jiwa,” tuturnya. Kapolsek Adi mengimbau agar warga yang mengenali korban atau kehilangan anggota keluarganya menghubungi Pol sek Giri. “Jika dalam waktu tiga hari tidak ada yang mengenalinya, jasad korban akan dikebumikan,” pungkasnya. (radar)

Loading...