Beranda Hukum Direktur Keuangan Dituntut 1 Tahun

Direktur Keuangan Dituntut 1 Tahun

0
439
SIDANG: Puluhan mantan buruh PT Maya Muncar menggelar spanduk di halaman Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.
SIDANG: Puluhan mantan buruh PT Maya Muncar menggelar spanduk di halaman Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI – Sidang kasus dugaan pelanggaran upah minimum kabupaten (UMK) dengan terdakwa Direktur Keuangan PT Maya Muncar, Agus Wahyudin, memasuki babak baru.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (7/11), jaksa penuntut umum (JPU) menuntut pria berusia 57 tahun asal Desa Kenjo, Kecamatan Glagah, tersebut dengan hukuman setahun penjara plus denda Rp 100 juta.

Saat membaca berkas tuntutan di hadapan majelis hakim yang dipimpin Made Sutrisna, JPU Hari Utomo mengatakan bahwa sejumlah saksi yang sudah diajukan kepersidangan membenarkan Agus menjabat sebagai direktur keuangan di perusahaan pengalengan ikan yang berlokasi di Desa Ke dungrejo, Kecamatan Muncar, tersebut.

Bahkan, Direktur Utama (Dirut) PT Maya, Hendri Sutandinata, menerangkan bahwa dirinya menyerahkan pengelolaan PT Maya kepada Agus, termasuk mengenai pengupahan, penerimaan, dan pemberhentian karyawan. JPU Hari menambahkan, saat dimintai keterangan sebagai terdakwa di persidangan, Agus membenarkan bahwa dirinya membayar upah buruh lepas A dan lepas B sebesar Rp 28 ribu per hari, atau sebesar Rp700 ribu per bulan.

Padahal, saat itu UMK Banyuwangi sudah Rp 824 ribu per bulan. Hari menambahkan, dalam persidangan sebelumnya, Agus mengatakan bahwa buruh bulanan dan buruh harian di PT Maya dibayar sesuai UMK dan diikutkan Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja), sedangkan buruh lepas A dan lepas B sesuai “pasaran” di sekitarnya berkisar Rp 17 ribu sampai Rp 20 ribu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!