Disiplin Jadi Kunci Keberhasilan

0
483
Mayor Gandu WP
GANDU Widyo Putro adalah  lare Using yang saat ini menjabat Kepala Staf Komando Distrik Militer (Kasdim) 0825 Banyuwangi. Pria yang biasa disapa teman-temannya dengan sebutan Gandu itu lulus Akademi Militer (Akmil) TNI AD tahun 1994. Sejak masih muda dia sangat disiplin. Lingkungan militer sudah tidak asing baginya. Sebab, kakeknya seorang veteran di Kecamatan Genteng.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sehingga, darah TNI telah mengalir di dalam badannya. Setelah lulus Akmil tahun 1994, Gandu mengabdi di Sumatera selama sembilan tahun.  Awal Mei 2010, Gandu mendapat tugas sebagai kasdim di kampung halamannya, Banyuwangi. Gandu sangat senang karena bisa bertemu teman-teman lama dan keluarga yang telah lama ditinggal tugas jauh.

Awal bertugas di Banyuwangi, kenakalan remaja menjadi perhatian serius bapak dua anak tersebut. Pasalnya, kenakalan pelajar dan remaja dia nilai sudah melebihi batas kewajaran. Misalnya, berpesta minuman keras, mengonsumsi narkoba, bahkan membuat video porno. Di benak Gandu pun muncul pertanyaan, apakah mereka butuh perhatian ataukah ingin diakui identitasnya? Salah satu yang menjadi sorotannya adalah anak punk. Baginya itu masalah klasik. Sebab, sampai saat ini pemerintah belum punya formula khusus untuk memberi solusi konkret.

Loading...

Menurut perwira infanteri berpangkat mayor itu, kenakalan pelajar dan remaja disikapi permissive oleh masyarakat Banyuwangi. Kenakalan remaja dianggap masalah kecil, sehingga tambah lama tambah besar. Untuk itu, Gandu berharap masyarakat Banyuwangi mendukung program-program pemerintah, sehingga menghasilkan produk yang bisa dinikmati bersama.

Masalah pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi, adalah masalah bersama yang harus segera mendapat solusi terbaik bagi 1,7 juta jiwa rakyat Banyuwangi. Banyak hal yang dilakukan pria yang berulang tahun pada 16 Agustus itu dalam memberikan pendidikan karakter kebangsaan untuk para pelajar. Salah satunya, memberikan  imbauan kepada sekolah agar memutar lagu-lagu kebangsaan menjelang masuk, istirahat, dan pulang sekolah. Secara tidak langsung, itu membiasakan pelajar agar hafal dan menghayati lagu-lagu kebangsaan.

Gandu juga kerap menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah. Dia sering diundang beberapa SMP dan SMA di Kecamatan Banyuwangi. Dalam sambutannya, pamen di Makodim 0825 Banyuwangi itu selalu mengingatkan para pelajar tentang pentingnya hidup sehat tanpa mengonsumsi narkoba dan seks bebas.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2