Ditemukan di Pulau Santen, Dievakuasi ke Pantai Boom

0
460

BANYUWANGI – Kecelakaan laut terjadi di daerah perairan Selat Bali Sabtu malam kemarin (19/5). Sebuah perahu jukung yang dinaiki Imron, 35, dan Upin, 35, keduanya asal Teluk Kubur, Kecamatan Negara, Kabupaten Bali, ditemukan terdampar di sekitar muara Pulau Santen, Kelurahan Karangrejo, Nelayan Bali Dihantam Ombak Kecamatan Banyuwangi kemarin (20/5).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Saat ditemukan nelayan setempat, perahu yang dinaiki oleh kedua nelayan asal Bali ini kondisinya sudah separo tenggelam. Sedang kedua nelayannya, masih selamat meski kondisinya sangat lemah. “Upin oleh saudaranya langsung dibawa ke Bali,” cetus kepala unit Polisi Air (Polair) Pantai Boom, Aipda Wawan Siswanto. Menurut Aipda Wawan, kecelakaan laut ini terjadi di sekitar perairan Selat Bali sekitar pukul 20.30 Sabtu lalu. Saat keduanya sedang mencari ikan, perahunya dihantam ombak besar hingga nyaris tenggelam. “Dihantam ombak hingga terdampar di Pulau Santen,” jelasnya.

Saat perahu yang dinaiki oleh kedua nelayan ini terseret ombak, sebenarnya sudah dilakukan pencarian oleh para nelayan Bali. Tapi, upaya ini tidak berhasil hingga akhirnya ditemukan oleh para nelayan yang biasa mangkal di sekitar Pulau Santen sekitar pukul 11.30  “Saat ditemukan, kedua nelayan lemas,” ujarnya. Imron yang menjadi nakhoda perahu jukung, lanjut Aipda Wawan, ternyata punya saudara di Kelurahan Kampung Mandar. Selanjutnya, Imron dibawa ke rumah saudaranya tersebut. Sedang perahunya yang nyaris tenggelam, oleh para nelayan diparkir di muara Pantai Boom. “Kedua nelayan asal Bali itu selamat semua,” paparnya.

Kedua nelayan asal Bali yang terdampar di Pulau Santen itu, kata Wawan, belum bisa dimintai keterangannya. Keduanya masih trauma dan sulit untuk diajak komunikasi. “Hanya Imron yang masih di Banyuwangi, temannya (Upin) sudah dibawa pulang ke Bali,” jelasnya. (radar)