Ditinggal Ibu, Bocah Tersesat di Jalan

0
156
NANGIS : Febri di kantor Unit Laka Satlantas di Jalan Letkol Istiqlah Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI- Nasib malang menimpa Febri Susanto, 8, asal Desa Gombilirang, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Bocah itu ditemukan berjalan sambil menangis sendirian di sekitar Jalan Istiqlah, Banyuwangi pagi kemarin. Akhirnya, seorang tukang becak menyerahkan bocah tersebut serahkan ke kantor unit kecelakaan (unit laka) Satlantas di Jalan Letkol Istiqlah Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Tadi pagi (kemarin pagi) diantar oleh tukang becak, katanya ditinggal oleh ibunya,” cetus Kanit Laka Ipda Mujiono. Febri mulanya menolak memberi keterangan mengenai identitas dirinya. Saat akan diantar pulang, dia juga menolak karena takut dikira akan dimasukkan tahanan. “Aku mau pulang saja ya, aku tahu jalannya kok,” katanya sambil menangis.

Loading...

Setelah dirayu akan diantar pulang naik mobil, bocah ini akhirnya mau mengungkap-kan identitas dirinya dengan nama Febri Susanto yang berasal dari Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat. “Saya ke Banyuwangi bersama ibu, berangkat dari rumah setelah Subuh,” ungkapnya. Menurut Febri, saat keluar dari rumah bersama ibunya itu dijemput oleh salah satu pamannya yang tinggal di Banyuwangi.

Tapi sayang, bocah ini lupa nama pamannya. “Namanya sapa ya, aku kok lupa. Rumahnya di Banyuwangi,” jelasnya. Febri mengaku bersama ibu-nya diajak ke rumah omnya yang ada di Banyuwangi. Tapi saat di rumah saudaranya itu, dirinya ditinggal sendirian di dalam rumah. “Saya tidak tahu rumah om itu di mana. Saya takut sendirian di rumah, ya keluar,” sebutnya. (radar)

Loading...