Ditinggal Tidur, Pikap Disikat Maling di Singojuruh

  • Bagikan

Surono,-42,-menunjukkan-lokasi-mobil-pikap-Mitubishi-L-300-yang-hilang-di-garasi-miliknya-di-Desa-Singolatren,-Kecamatan-Singojuruh,-kemarin

SINGOJURUH – Mobil pikap Mitsubishi L-300 warna hitam milik Suroso, 42, pengepul buah asal Dusun Wijenan Lor, Desa  Singolatren, Kecamatan Singojuruh, yang diparkir di garasi rumahnya hilang digondol maling Selasa dini  hari (16/8).

Aksi pencurian itu diduga terjadi  sekitar pukul 02.00 saat korban bersama keluarganya terlelap. Korban baru tahu motornya hilang  sekitar pukul 04.00. Saat itu salah satu anaknya, Shidqi Jahru, 23,  terbangun dan menanyakan mobilnya yang sudah tidak ada di garasi.

“Mobilnya ada dua, warna hitam semua,” ujarnya sambil menunjuk lokasi parkir mobil. Mendapat laporan putranya bahwa mobilnya hilang, Surono langsung terperanjat dan bangun dari tidur. Apalagi, mobil pikap Mitsubishi L-300 yang baru dibeli  empat bulan lalu itu benar-benar  telah hilang.

“Kunci dan STNK-nya masih saya simpan,” terangnya sambil menyebut dirinya langsung lapor ke perangkat desa dan polsek. Kabar hilangnya mobil itu dalam waktu sekejap pun tersiar cepat di masyarakat. Salah seorang warga, Rosyidi, yang juga sopir truk tangki  Pertamina melihat sekitar pukul 03.00 mobil milik korban menyalip dirinya dengan kecepatan tinggi di  Pasar Kalibaru.

“Kerugian Rp 240  juta,” terang bapak dua anak itu. Kapolsek Singojuruh, Iptu Sumono, mengaku telah menerima laporan warga yang kehilangan mobil tersebut. Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk  mengungkap pencurian itu. “Kami tengah melakukan penyelidikan,” katanya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: