Dulu Bambu, Kini Pakai Tenda Disperindagtam

0
157

duluTEGALSARI – Momentum Ramadan ternyata juga berdampak langsung dengan roda perekonomian masyarakat. Seperti yang terlihat di jalan raya Desa Tegalsari, tepatnya di sepanjang jalan antara Pasar Krempyeng hingga pertigaan MTs Salafi yah, kemarin. Puluhan tenda warna putih berdiri. Tendatenda tersebut merupakan stand berjualan warga. Setiap Ramadan, di tempat ini diadakan kegiatan serupa. Menurut Muslikhudin, 47, ketua panitia kegiatan, pasar kaget kali ini peserta yang telah terdaftar di hari pertama sekitar 50-an.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Jumlah itu belum termasuk yang berjualan dengan menggunakan tenda sendiri. “Jumlahnya sekitar 50-an, tapi besok biasanya bernambah,” ujarnya. Yang menarik, meski diadakan di tingkat desa, para peserta pasar kaget ini berasal dari berbagai daerah di luar Tegalsari, seperti Genteng dan Gambiran.Tidak hanya menjual takjil Ramadan, kebutuhan dapur seperti sayuran dan daging juga tersedia, termasuk stand buku agama. “Pesertanya tidak hanya dari warga sekitar, dari yang luar juga ada,” kata Muslikhudin. 

Loading...

Sriyatin, 60, pedagang daging ayam mengaku berjualan di pasar kaget cenderung lebih enak. Selain lebih ramai, dirinya bisa lebih leluasa mengatur harga. “Bisa banting harga. Ini saya sebentar sudah dapat Rp 500 ribu,’’ ujarnya. Kegiatan yang digagas Ansor Desa Tegalsari sejak tiga tahun ini mengundang komentar asisten Pemerintahan Bagian Ekonomi Pemkab Banyuwangi, Fajar Suasana. Fajar mengatakan, kegiatan ini bisa memberi dampak langsung kepada masyarakat.

Hal ini di sebabkan banyak warga yang sebelumnya bukan pedagang bisa tertarik dan mengikuti sebagai peserta. “Ini menarik, bisa memicu ekonomi warga,” cetusnya. Camat Tegalsari, Hariono mengatakan, di kecamatan lain, dia belum pernah melihat kegiatan pasar kaget yang dikelola secara terstruktur dan melibatkan berbagai elemen di masyarakat. “Ini pertama, di kecamatan sebelumnya (Genteng) belum saya lihat,” tandasnya. (radar)

Loading...