Fasilitasi Relawan, PMI Gelar TOF

0
382

BANYUWANGI – Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi secara terus-menerus melakukan pembinaan kepada korps suka relawan (KSR). Kali ini, PMI memberikan pelatihan TOF (training of fasilitator) kepada 20 relawan yang berasal dari unsur staf markas, KSR, TSR, dan pembina PMR. Mereka mendapat pelatihan TOF selama empat hari. Dimulai Sabtu (12/5) hingga 15 Mei nanti di Aula PMI Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Wakil Ketua 1 PMI Banyuwangi, Drs. H. Nurhadi, yang menjadi salah satu narasumber TOF menjelaskan, tujuan training ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan relawan PMI dalam hal memfasilitasi penguatan peran PMR sebagai peer leader (model), peer support (dukungan) dan peer education  (pendidik sebaya) untuk pengurangan resiko.

Loading...

“Dari pelatihan ini diharapkan dapat mencetak fasilitator PMR yang handal guna meningkatkan pembinaan anggota PMR di Banyuwangi,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi itu. Nurhadi menambahkan, pelatihan ini difasilitasi Palang Merah Norwegia yang akan difokuskan pada pembangunan karakter. Maka, peran dari fasilitator untuk membantu dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari menjadi sangat penting dalam pembinaan dan pengembangan anggota PMR.

Greget PMI Banyuwangi dalam menjalankan misinya tidak perlu diragukan lagi. Sebelumnya, PMI Banyuwangi juga menggelar diklat kepada 20 relawan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan pelatih PRB/API (training of trainer on DDR/CCA). Pelatihan itu merupakan upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai perubahan iklim. Sehingga masyarakat mampu merespons isu perubahan iklim.  “Terutama yang terkait dengan skema mitigasi dan adaptasi,” pungkasnya. (radar)