Garuk Enam Orgil dan Gepeng

0
1129
TELANJANG: Seorang orgil masih berkeliaran di Jalan Yos Sudarso Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI – Penertiban pada gelandangan dan pengamen (gepeng) serta orang gila (orgil) yang banyak berkeliaran di wilayah kota Banyuwangi kembali digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyuwangi Kamis lalu (25/10).

Dalam operasi ini, tiga gepeng dan tiga orgil berhasil digaruk di sekitar Pasar Blambangan, Kelurahan Lateng, Kecamatan Ba nyuwangi dan Terminal Sritanjung di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. “Mereka langsung kita angkut truk,” cetus kepala seksi penyidikan Sat pol PP Banyuwangi, M. Ripai.

Operasi yang dimulai sekitar p4kul 09.00 ini, menyisir di wilayah Kecamatan Kabat, Banyuwangi, dan Kalipuro. Un tuk di wilayah Kecamatan Ka bat, tidak ditemukan gepeng dan orgil. “Sasaran kita hari ini (kemarin) di tiga wilayah,” katanya. Dari enam orgil dan gepeng itu, jelas dia, tiga orgil digaruk saat berkeliaran di sekitar Pa sar Blambangan.

Mereka ini ber jalanjalan di sekitar pasar. Sedang tiga gepeng digaruk saat meminta-minta disekitarTer minalSritanjung. “Semua orgil dan gepeng akan kita bersihkan,” ujarnya. Para orgil dan gepeng yang dibawa ini, terang dia, selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertran) Kabupaten Banyuwangi.

Semua orgil dan gepeng kita serahkan ke Dinas Sosial (Disos nakertran),” cetusnya. Menurut Ripai, operasi untuk orgil dan gepeng ini sebenarnya sudah sering dilakukan. Nyatanya, jumlah mereka juga masih tinggi di wilayah Kota Gan drung ini. “Gepeng dan orgil ini seperti kiriman. Karena orangnya juga baru,” sebutnya.

Operasi untuk orgil dan gepeng, masih kata dia, dilak sanakan dalam rangka men ciptakan keindahan kota. Apalagi, pada akhir Oktober 2012 ini, tim Adipura akan turun dan me nilai wilayah Banyuwangi. “Selain untuk menyambut Adipura, juga untuk kebersihan dan keindahan kota,” katanya. (radar)

Baca :
Lewat Jalur Tikus, 35 Pemudik Dipaksa Putar Balik