Gerakan Masal Spot Stop OPT Wereng di Singojuruh

0
344
KOMPAK: Usai Gerakan Masal Spot Stop, para peserta foto bersama kemarin.
KOMPAK: Usai Gerakan Masal Spot Stop, para peserta foto bersama kemarin.

Gapoktan Bekerjasama Dinas Pertanian, KTNA, dan Petrokimia Kayaku


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SINGOJURUH-Sebanyak 80 orang anggota kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) melakukan gerakan masal spot stop organisme pengganggu tanaman (OPT) wereng di areal Gapotan Kecamatan Singojuruh, kemarin pagi (2/5). Gerakan itu dipusatkan di lahan Desa Padang.

Kegiatan itu merupakan hasil kerjasama dengan Dinas Kehutanan, Perkebunan, dan Pertanian; Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), dan Petrokimi Kayaku. Acara tersebut dihadiri Ilham Juanda, SP, Kasi Perlindungan Tanaman, Dinas Kehutanan, Perkebunan, dan Pertanian Banyuwangi; Suhernaji, SP, Kasi PMD Kecamatan Singojuruh, Kepala Desa Padang, Koordinator PPL, para PPL dan PHP Kecamatan Singojuruh.

Tak ketinggalan, 40 orang pengurus Gabungan Gapoktan Kecamatan Singojuruh. Usai gerakan semprot masal spot stop OPT Wereng, pada pukul 09.00 dilanjutkan acara pertemuan Gapoktan. Pertemuan itu dilakukan untuk menyebarluaskan gerakan spot stop ke desa-desa di daerah endemis wereng.

Seperti Kecamatan Songgon, Kabat, Rogojampi, dan Singojuruh. Ilham Juanda mengatakan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi kejadian pada tahun  2011. Saat itu terjadi penurunan produksi  atau panen padi sebesar 12 persen. Penurunannya mencapai 101.985 ton dari total produksi 2010 sebanyak 833.913 ton gabah.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last