Hasil Uji Laborat Nasi Bungkus Belum Jelas

0
590

ROGOJAMPI – Nasi bungkus yang diduga menjadi penyebab keracunan ratusan siswa MTs Maulana Ishaq dan warga Desa Benelan  Lor, Kecamatan Kabat, masih diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK)  Surabaya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Hingga kemarin sore (3/11) hasil uji laboratorium sampel  makanan belum diketahui. “Kami masih menunggu hasil uji laboratorium, dan akan terus memonitor perkembangannya,” cetus kepala bidang (Kabid) Pelayanan  dan Farmasi, Dinas  Kesehatan (Diskes) Banyuwangi, Mujito.

Mengenai korban keracunan  masal yang menjalani rawat inap.  Mujito menyebut semuanya  sudah mulai sehat dan telah  pulang dari rumah sakit dan Puskesmas. “Semua pasien sudah  sehat semua, dan sudah pulang semua,” katanya.

Direktur RSNU Mangir, Rogojampi,  dr. Ika Rahayu Susanti, saat di konfirmasi mengatakan dari 24  pasien keracunan masal yang  tersisa, semuanya sudah sehat.  Pada Selasa pagi (3/11), semuanya  bisa pulang. “Semuanya sudah  pulang,” ujarnya.

Seperti diberitakan harian ini  sebelumnya, perkemahan Sabtu  malam Minggu (persami) MTs  Maulana Ishaq, Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, berbuah musibah. Sedikitnya 94 siswa  yang mengikuti persami keracunan makanan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last