Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalan Letjen S. Parman Tergenang dan Picu Kemacetan Panjang

hujan-deras-guyur-banyuwangi,-jalan-letjen-s.-parman-tergenang-dan-picu-kemacetan-panjang
Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalan Letjen S. Parman Tergenang dan Picu Kemacetan Panjang

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Banyuwangi, Minggu sore (18/1), menyebabkan sejumlah ruas jalan utama tergenang air.

Salah satu titik terparah terjadi di sepanjang Jalan Letjen S. Parman, yang merupakan jalur vital penghubung kawasan perkotaan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, genangan air tampak di beberapa titik ruas jalan tersebut.

Salah satunya berada tepat di depan Tepo Indah Karya yang terletak di Jalan Letjen S. Parman.

Ketinggian air bahkan hampir menutup separuh roda sepeda motor yang nekat melintas di lokasi.

IMG_20260118_143121_273-1012143315.jpg

HUJAN LEBAT: Hampir separuh roda sepeda motor tergenang air ketika melintas di Jalan Letjen S. Parman, Banyuwangi Minggu (18/1). (KSATRIA RAYA/RADAR BANYUWANGI)

Akibat genangan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Letjen S. Parman tersendat cukup parah.

Antrean kendaraan mengular hingga sekitar setengah kilometer, memanjang ke arah RS Fatimah Banyuwangi.

Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa melaju pelan demi menghindari mogok dan menjaga keselamatan.

Nurik, salah seorang warga sekitar, mengungkapkan bahwa genangan air di kawasan Jalan Letjen S. Parman bukan kali pertama terjadi.

Menurutnya, setiap kali hujan deras turun, jalan tersebut hampir selalu terendam air.

“Kalau hujan datang, jalanan di sini memang selalu tergenang air, apalagi kalau hujannya deras seperti ini,” ujar Nurik saat ditemui di lokasi sambil membersihkan gorong-gorong yang tersumbat.

Ia menjelaskan, meluasnya genangan air hingga menutupi sebagian besar badan jalan disebabkan oleh gorong-gorong yang tidak mampu menampung debit air hujan.

Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat saluran air.


Page 2

“Air sampai naik ke jalan karena gorong-gorongnya tidak kuat menampung banyaknya air hujan, ditambah lagi ada sampah yang menyumbat,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan Gahna, warga lainnya yang melintas di kawasan tersebut. Ia menyebut, genangan air hampir menutup separuh ruas jalan sebelah kiri dari arah utara.

“Ini air yang tergenang sudah separuh jalan sebelah kiri tergenang,” ujarnya.

Menurut Gahna, kondisi tersebut kerap memicu kemacetan karena kendaraan tidak dapat melaju dengan kecepatan normal.

Para pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas agar tidak tergelincir maupun mengalami kerusakan mesin.

“Kalau jalan mulai tergenang biasanya memang agak macet di sini, karena kendaraan tidak bisa melaju cepat,” tuturnya.

Di tengah kondisi tersebut, terlihat sejumlah warga berinisiatif turun tangan dengan mengecek dan membersihkan gorong-gorong dari tumpukan sampah.

Upaya swadaya ini dilakukan untuk mempercepat surutnya genangan air sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas yang semakin parah.

Warga berharap, ke depan ada penanganan lebih serius dari pihak terkait, baik melalui normalisasi saluran air maupun peningkatan kapasitas drainase di sepanjang Jalan Letjen S. Parman.

Mengingat jalur tersebut merupakan akses penting dengan volume kendaraan yang cukup tinggi, genangan air dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan. (ray)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Banyuwangi, Minggu sore (18/1), menyebabkan sejumlah ruas jalan utama tergenang air.

Salah satu titik terparah terjadi di sepanjang Jalan Letjen S. Parman, yang merupakan jalur vital penghubung kawasan perkotaan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, genangan air tampak di beberapa titik ruas jalan tersebut.

Salah satunya berada tepat di depan Tepo Indah Karya yang terletak di Jalan Letjen S. Parman.

Ketinggian air bahkan hampir menutup separuh roda sepeda motor yang nekat melintas di lokasi.

IMG_20260118_143121_273-1012143315.jpg

HUJAN LEBAT: Hampir separuh roda sepeda motor tergenang air ketika melintas di Jalan Letjen S. Parman, Banyuwangi Minggu (18/1). (KSATRIA RAYA/RADAR BANYUWANGI)

Akibat genangan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Letjen S. Parman tersendat cukup parah.

Antrean kendaraan mengular hingga sekitar setengah kilometer, memanjang ke arah RS Fatimah Banyuwangi.

Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa melaju pelan demi menghindari mogok dan menjaga keselamatan.

Nurik, salah seorang warga sekitar, mengungkapkan bahwa genangan air di kawasan Jalan Letjen S. Parman bukan kali pertama terjadi.

Menurutnya, setiap kali hujan deras turun, jalan tersebut hampir selalu terendam air.

“Kalau hujan datang, jalanan di sini memang selalu tergenang air, apalagi kalau hujannya deras seperti ini,” ujar Nurik saat ditemui di lokasi sambil membersihkan gorong-gorong yang tersumbat.

Ia menjelaskan, meluasnya genangan air hingga menutupi sebagian besar badan jalan disebabkan oleh gorong-gorong yang tidak mampu menampung debit air hujan.

Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat saluran air.