Ijen Dibuka untuk Wisatawan

0
371

Aktivitas Pariwisata Dibatasi Radius 1 Km

BANYUWANGI – Ada kabar gembira bagi masyarakat yang penasaran dengan keindahan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Mulai hari ini, lokasi wisata di Desa Jambu, Kecamatan Licin, itu telah dibuka lagi untuk kepentingan wisata. Sebelumnya, selama lima bulan kawasan Gunung Ijen tertutup bagi wisatawan karena berstatus siaga dan waspada.

Kabar dibukanya kembali Tempat Wisata Alam Kawah Ijen disampaikan oleh Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III, Ir. Sunandar Trigunajasa N., melalui surat edaran yang dikirim ke kantor redaksi Jawa Pos Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso 89C, kemarin. “Hari ini wisata Gunung Ijen kita buka secara terbatas,” ujar Sunandar dalam surat edarannya. Masih menurut Sunandar, melalui Surat Edaran (SE) Bernomor SE.290/BBKSDA.JAT5/2012, Sunandar menyebut KWA Kawah Ijen dibuka secara terbatas setelah status Gunung Ijen turun dari siaga menjadi waspada.

“Wisata kawah Ijen dibuka lagi mulai 1 Juni 2012 (hari ini),” tandasnya. Maksud TWA Kawah Ijen dibuka secara terbatas adalah kegiatan pariwisata alam hanya dapat dilakukan sampai radius satu kilometer (km) dari kawah, atau maksimal sampai Pondok Bunder. “Dari Pondok Bunder tidak boleh naik lagi,” ungkapnya. Ada beberapa alasan KWA Kawah Ijen dibuka lagi, di antaranya melihat kegiatan wisatawan, penambang, dan mendukung pariwisata nasional.

“Untuk menjaga keamanan dan keselamatan, maka dibuka secara terbatas,” cetus Sunandar. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Suprayogi, mengaku senang karena TWA Kawah Ijen dibuka kembali. “Saya belum dapat tembusan. Kalau memang benar (TWA Kawah Ijen dibuka), kami menyambut gembira,” kata Suprayogi. Bagi Kabupaten Banyuwangi, jelas dia, kawah Ijen merupakan salah satu potensi yang sangat tinggi di bidang pariwisata. Bahkan, Ijen termasuk salah satu segitiga berlian yang menjadi primadona pariwisata Banyuwangi.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
PLN Jamin Pasokan Listrik, Triangle Diamond Pariwisata Banyuwangi Makin Memikat