IKM Bingung Dokumen Ekspor

  • Bagikan
KONSULTASI EKSPOR:Budiarto menjelaskan masalah pengurusan ekspor kepada kalangan IKM.

BANYUWANGI-Pengusaha industri kecil menengah (IKM) di Banyuwangi mengaku kesulitan memahami dokumen dan proses ekspor. Pasalnya, semua data tertulis dalam bahasa Inggris. Keluhan itu disampaikan dalam acara “Konsultasi Usaha Pengembangan Ekspor Produk IKM” di Restoran Mahkota Plengkung, kemarin (11/6).

Amanu, salah satu pengusaha IKM mengusulkan agar pemerintah memberikan pelatihan khusus kepada kalangan IKM untuk belajar tentang ekspor. Pelatihan itu tidak hanya dalam tempo sehari. Tetapi diberikan dalam jangka waktu cukup panjang untuk bisa memahami persoalan ekspor, termasuk pengurusan dokumennya. “Terus terang, kami sulit memahami isi dokumen, karena semua berbahasa Inggris. Mayoritas IKM tidak menguasai bahasa Inggris dengan baik,” kata pengusaha asal Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi itu.(radar)

Baca :
Enggan Berangkat Mondok, Remaja Jambewangi Sempu Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: