Imbangi Kediri, SMPN I Srono ke Semifinal

  • Bagikan

imbangiKalah, SMAN I Rogojampi Angkat Koper

KEDIRI – Hanya butuh seri, tim SMAN I Rogojampi justru menelan kekalahan pada laga pemungkas Liga Pendidikan Indonesia (LPI) regional Jawa Timur grup A kemarin (9/10). Ali Wahyono dkk terpaksa menelan pil pahit saat meladeni SMA Taman Siswa Mojokerto dengan skor tipis 1-2 di Stadion Brawijaya Kediri. Ironisnya, gol kemenangan lawan dicetak di menit-menit akhir babak kedua. Celakanya lagi, tim lawan berhasil menjaringkan gol melalui penalti.

Wasit menunjuk titik putih lantaran pemain SMAN I Rogojampi melakukan handball di kotak terlarang. Anak asuhan Nursyamsi itu tidak mampu membalas gol tim lawan untuk menyamakan kedudukan. Hingga laga berakhir, papan skor tidak berubah untuk kemenangan tim SMA Taman Siswa Mojokerto. Tim SMAN I Rogojampi mengaku tidak puas dengan tendangan 12 pas untuk tim lawan itu. Sebab, tangan pemain yang dinilai handball itu dalam posisi pasif. ‘’Hadiah penalti itu tidak tepat,” cetus manajer tim SMAN I Rogojampi, Rodiwanto, usai pertandingan.

Menurut dia, keputusan wasit itu kontroversial. Pasalnya, hakim garis tidak menyatakan terjadi pelanggaran. “Tapi, wasit tetap memutuskan itu handball,’’ sesal kepala sekolah SMAN I Rogojampi itu. Sebenarnya, pada laga penentuan itu, SMAN I Rogojampi unggul lebih dulu melalui aksi Gilang. Pemain yang berposisi sebagai striker tersebut mencetak gol indah setelah melewati tiga pemain lawan. ‘’Gol itu dicetak pada menit ke-25,’’ kata pelatih SMAN I Rogojampi, Nursyamsi.

Namun, menjelang babak pertama berakhir, tim lawan membalas ketertinggalan gol itu. Akhirnya, juara LPI Banyuwangi musim lalu itu gagal melanjutkan tren positif seperti tahun lalu yang lolos hingga babak fi nal. ‘’Tapi, kita tidak menyalahkan anak-anak. Mereka sudah bermain bagus. Hanya Dewi Fortuna yang belum berpihak kepada kami,’’ pungkasnya.

Sementara itu, hasil berbeda ditunjukkan perwakilan Banyuwangi di tingkat SMP. Tim SMPN I Srono memastikan lolos ke babak semifi nal  etelah bermain imbang 2-2 saat meladeni SMP Kabupaten Kediri di Stadion Kanjuruhan, Malang, kemarin. Dengan hasil itu, peluang  SMP 1 Srono menjuarai ajang tahunan tersebut masih terbuka. Laga semifinal akan digelar di Stadion Brawijaya, Kediri. ‘’Kita berhasil lolos,” ujar kepala sekolah SMPN I Srono, Seno, dengan bangga.  (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: