Istri Kedua Abdul Ghani Tuntut “Dimas Kanjeng Taat Pribadi” Dihukum Mati

0
1469

erwin-hariyanti-23-menunjukkan-ktp-miliknya-di-dusun-pur-wosari-desa-benculuk-cluring-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Istri Kedua Ghani Tinggal di Benculuk

CLURING – Salah satu korban pembunuhan di padepokan Dimas Kanjeng, Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghani, 38, ternyata beristri warga Dusun Purwosari, Desa Benculuk, Cluring. Sang istri, Erwin Hariyanti, 23, menuntut pelaku  pembunuhan dihukum mati.

Erwin menyebut pembunuhan suaminya itu sangat sadis. Sebelum dibunuh, suaminya kerap mendapat ancaman dari para pelaku melalui pesan singkat hand phone (HP) dan telepon. “Suami saya dibunuh karena memiliki pengaruh kuat di padepokan yang  dipimpin Dimas Kanjeng Taat Pribadi  itu,” ungkap Erwin ditemui di rumahnya kemarin.

Menurut Erwin, suaminya itu dibunuh karena ingin keluar dari keanggotaan padepokan. Selain itu, juga ingin mengungkap dan  melaporkan kasus penipuan  penggandaan uang di padepokan itu ke Mabes Polri. “Sebelum meninggal, suami saya itu sempat mengatakan bahwa penggandaan uang di padepokan itu hanya trik  dan tipu muslihat belaka,” cetusnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last