Jadi Korban Tabrak Lari, Seorang Santri Meninggal Dunia

0
213
Mohammad Bukhori Ismail korban selamat mendapat perawatan.

BANYUWANGI – Mohammad Raj Bisathil Unsy, 16, seorang santri Ponpes Nurul Qurnain, Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari kendaraan truk dan boks di jalan raya depan masjid Baiturrahman, RT1/ RW 1 Dusun Curahuser, Desa Sumberanyar, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (28/4/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Saat kejadian, korban berboncengan sepeda motor Honda Vario P 4866 FI dengan Mohammad Bukhori Ismail, 15. Kedua remaja tersebut tercatat sebagai warga Dusun Sukorejo, Desa Sumberrejo, Banyuputih, Situbondo. Saat kejadian, Unsy yang mengendarai motor, sedangkan Bukhori duduk di jok belakang.

Bukhori menderita luka parah. Dia menderita patah pada tangan kiri dan kedua kakinya. Kanitlaka Polres Banyuwangi Ipda Ardhi Bita Kumala menyebutkan, saat kejadian kedua santri ini berboncengan sepeda motor.

Unsy mencoba mendahului kendaraan boks yang ada di depannya. Tanpa diduga, dari arah berlawanan melaju truk. Kondisi ini mengakibatkan motor hilang kendali ke kiri dan akhirnya menabrak boks. “Ini tabrak lari, identitas kedua lawan tidak diketahui pasti,” kata Ardhi.

Saat ini, pihaknya terus mencari keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui identitas kendaraan yang terlibat. Sedangkan korban Bukhori mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi. Sebelumnya korban mendapatkan perawatan pertama di Puskesmas Bajulmati.

“Korban yang meninggal sudah dipulangkan, sementara satunya masih di Yasmin,” kata Ardhi.

Loading...

Baca Juga :