Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Jelang Lebaran, KAI Upgrade Sistem Tiket Kereta Api, Layanan Online Sempat Ditutup

jelang-lebaran,-kai-upgrade-sistem-tiket-kereta-api,-layanan-online-sempat-ditutup
Jelang Lebaran, KAI Upgrade Sistem Tiket Kereta Api, Layanan Online Sempat Ditutup

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi sekaligus penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu (21/1/2026), mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB.

Langkah ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal, termasuk layanan KAI Commuter.

Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya strategis KAI dalam memastikan keandalan sistem pemesanan tiket menjelang periode Angkutan Lebaran, yang dikenal memiliki lonjakan transaksi sangat tinggi.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa peningkatan infrastruktur ini bertujuan menghadirkan performa sistem yang lebih stabil dan responsif di seluruh kanal penjualan tiket.

Menurut Anne, migrasi dilakukan menuju infrastruktur yang lebih modern agar sistem mampu menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time, terutama saat terjadi peningkatan akses masyarakat secara bersamaan.

“Peningkatan ini penting agar masyarakat dapat memesan tiket mudik Lebaran dengan lebih lancar tanpa mengalami kendala teknis,” ujar Anne.

Layanan Tiket KAI yang Tidak Dapat Diakses Sementara

Selama proses migrasi yang berlangsung sekitar empat jam, seluruh layanan berbasis daring tidak dapat diakses sementara, meliputi Aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, kanal eksternal dan mitra resmi penjualan tiket, serta layanan yang terdampak mencakup pemesanan, pembayaran, hingga pembatalan tiket secara online.

Skema Pelayanan Penumpang Selama Migrasi RTS

Meski sistem online dihentikan sementara, KAI memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal.

Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, antara lain:

1. Pelayanan Tiket di Stasiun Tetap Dibuka

Calon penumpang dengan kebutuhan mendesak atau pembelian go-show tetap dapat dilayani secara manual melalui loket stasiun (offline).

2. Proses Boarding Tetap Berjalan

Keberangkatan dan kedatangan kereta api tetap sesuai jadwal.

Petugas telah menyiapkan manifest penumpang manual untuk memastikan proses boarding tidak terganggu.

3. Pemilihan Waktu Dini Hari

Migrasi dilakukan pada jam dengan trafik transaksi terendah guna meminimalkan dampak bagi pelanggan.

4. Imbauan Penyimpanan Tiket

Penumpang yang berangkat pada waktu migrasi diimbau menyimpan screenshot tiket atau kode booking, serta memastikan akses kode pemesanan melalui email untuk memperlancar proses boarding.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi sekaligus penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu (21/1/2026), mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB.

Langkah ini mencakup seluruh sistem pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal, termasuk layanan KAI Commuter.

Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya strategis KAI dalam memastikan keandalan sistem pemesanan tiket menjelang periode Angkutan Lebaran, yang dikenal memiliki lonjakan transaksi sangat tinggi.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa peningkatan infrastruktur ini bertujuan menghadirkan performa sistem yang lebih stabil dan responsif di seluruh kanal penjualan tiket.

Menurut Anne, migrasi dilakukan menuju infrastruktur yang lebih modern agar sistem mampu menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time, terutama saat terjadi peningkatan akses masyarakat secara bersamaan.

“Peningkatan ini penting agar masyarakat dapat memesan tiket mudik Lebaran dengan lebih lancar tanpa mengalami kendala teknis,” ujar Anne.

Layanan Tiket KAI yang Tidak Dapat Diakses Sementara

Selama proses migrasi yang berlangsung sekitar empat jam, seluruh layanan berbasis daring tidak dapat diakses sementara, meliputi Aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, kanal eksternal dan mitra resmi penjualan tiket, serta layanan yang terdampak mencakup pemesanan, pembayaran, hingga pembatalan tiket secara online.

Skema Pelayanan Penumpang Selama Migrasi RTS

Meski sistem online dihentikan sementara, KAI memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal.

Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, antara lain:

1. Pelayanan Tiket di Stasiun Tetap Dibuka

Calon penumpang dengan kebutuhan mendesak atau pembelian go-show tetap dapat dilayani secara manual melalui loket stasiun (offline).

2. Proses Boarding Tetap Berjalan

Keberangkatan dan kedatangan kereta api tetap sesuai jadwal.

Petugas telah menyiapkan manifest penumpang manual untuk memastikan proses boarding tidak terganggu.

3. Pemilihan Waktu Dini Hari

Migrasi dilakukan pada jam dengan trafik transaksi terendah guna meminimalkan dampak bagi pelanggan.

4. Imbauan Penyimpanan Tiket

Penumpang yang berangkat pada waktu migrasi diimbau menyimpan screenshot tiket atau kode booking, serta memastikan akses kode pemesanan melalui email untuk memperlancar proses boarding.