Jonathan Christian Nitisastro, Lolos Delapan Besar Math Olympiad di Singapura

0
1244

jonathanJonathan Christian Nitisastro, 11, siswa kelas 6 SD Aletheia Genteng, meraih medali perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) matematika di Universitas Brawijaya Malang beberapa hari lalu. Kini dia siap berkompetisi di Olimpiade matematika level internasional.

 SUASANA ceria tampak terasa ketika kita masuk ke kompleks SD Aletheia di Jalan Raya KH. Wahid Hasyim, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Bu kan hanya siswa, para guru sekolah tersebut juga terlihat senang pagi kemarin. Mereka seolah baru menerima sebuah hadiah yang membanggakan. Akhir bulan lalu (30/9) salah satu siswa sekolah tersebut, yaitu Jonathan Christian Nitisastro, berhasil meraih juara dua OSN mata pelajaran matematika di Universitas Brawijaya Malang.

Berbeda dengan anak sekolah pada umumnya, bagi Jonathan, matematika merupakan pelajaran yang mengasyikkan. Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Sianggoro dan Yenny Kristanto itu mengaku sangat menyukai pelajaran berhitung tersebut. Bahkan, sejak kelas lima SD, dia sudah sangat menggandrungi pelajaran matematika. Makanya, ketika naik ke kelas enam, siswa yang oleh teman-temannya dikenal se bagai anak ceria dan suka menggambar itu langsung masuk kelas unggulan khusus Olimpiade.

Ketika masuk ke kelas unggulan khusus Olimpiade, bakat Jonathan terhadap mata pelajaran matematika makin kelihatan. Nilainya bisa dibilang selalu di atas rata-rata. Karena sering mendapatkan nilai bagus, pihak sekolah sering memberi kepercayaan kepada siswa yang punya hobi bermain lego dengan rancangan pesawat itu menjadi utusan di even Olimpiade Matematika. “Dia sering jadi duta sekolah dalam even-even pelajaran matematika,” ujar guru pembimbing Jonatan, Jacky A. P. Pontoh.

Makanya, ketika beberapa waktu lalu ada Olimpiade Matematika di Kampus Universitas Banyuwangi, pihak sekolah langsung mengutusnya sebagai wakil SD Aletheia. Hasilnya, Jonathan mampu mengalahkan para peserta dari SD se-Banyuwangi. Dia berhasil meraih juara satu, sehingga berhak mewakili Kabupaten Banyuwangi mengikuti OSN Matematika di tingkat provinsi Jatim. Dalam ajang OSN di tingkat provinsi di Universitas Brawijaya Malang itu, dia berhasil meraih peringkat dua dan mendapatkan medali perak.

“Pada ajang berikut nya, yaitu Gold Award Singapore and Asian School Math Olympiad, dia lolos ke de lapan besar,” sebut Jacky. Sukses masuk delapan besar, kemudian Jonathan mengikuti tahap kedua, yaitu Asian Science and Mathematics Olympiad For Primary Schools, dan dinyatakan lolos. “Sekarang Jonathan bersiap-siap seleksi lanjutan guna merebut tempat se bagai wakil Indonesia di kancah dunia yang diselenggarakan Surya Institute di Tangerang itu,” ujarnya. (radar)