Beranda Sosial Jualan Keliling Kota, Penghasilan Tidak Pasti

Jualan Keliling Kota, Penghasilan Tidak Pasti

0
1406

asdumo-mengerjakan-werongko-sarung-keris-dagangannyadi-tepi-jalan-raya-rogojampi-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

ARUS lalu lintas Rogojampi pagi itu sangat ramai dengan aneka kendaraan. Kepulan asap kendaraan bercampur debu bebas  beterbangan. Udara yang semula sejuk berganti panas. Seorang lelaki tua duduk bersila di atas karung plastik di emperan pertokoan  di tepi jalan raya Desa/Kecamatan Rogojampi.

Di depan lelaki tua itu ada sebuah kotak  kayu berukuran 35 centimeter x 60 centimeter. Isi kotak itu werongko atau sarung keris dengan berbagai jenis dan ukuran. Selain  itu, juga ada gagang (pegangan) keris. Kakek yang rambutnya sudah beruban itu terlihat sibuk membersihkan dan menggosok satu per satu werongko dagangannya menggunakan pecahan kaca agar mengilap.

Begitulah kegiatan yang dilakukan Asdumo, perajin dan pedagang werongko keris. Puluhan werongko keris dagangannya itu merupakan hasil karyanya yang dibuat sendiri dengan bahan kayu kemuning. Bahan baku lain adalah  kayu sawo, mentaos, sentigi, dan cendana.

“Paling sering saya menggunakan kayu kemuning, karena tahan rayap dan tidak  mudah lapuk,” ujarnya.  Pemilihan kayu dalam pembuatan werongko itu sangat penting. Sebab, werongko itu akan digunakan selama-lamanya. Dia sengaja membuat werongko polos sederhana tanpa motif atau ukiran yang aneh-aneh.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!