Kader Ansor Diminta Perkuat Ekonomi

0
402
PELANTIKAN: Ketua Umum PP GP Ansor, Nusron Wahid melantik Pengurus Cabang GP Ansor Banyuwangi periode 2012-2016 di Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Jumat malam lalu.
PELANTIKAN: Ketua Umum PP GP Ansor, Nusron Wahid melantik Pengurus Cabang GP Ansor Banyuwangi periode 2012-2016 di Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Jumat malam lalu.

TEGALSARI  – Sebagai kader organisasi keagamaan, para kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banyuwangi, diharap kan bukan hanya kuat dari sisi ideologi. Kader muda tersebut selayaknya juga bisa memperkuat ekonomi dengan cara menjadi usahawan muda sukses.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GPAnsor, H. Nusron Wahid, dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa dalam acara pelantikan Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Banyuwangi, periode 2012-2016 di halaman Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Jumat malam lalu (4/5).

Menurut Nusron, gagasan PC GP Ansor Banyuwangi yang akan menjadikan penguatan ideologi kader sebagai salah satu program prioritas, layak untuk diacungi jempol. Sebab kenyataannya, saat ini banyak kader Nahdlatul Ulama (NU) yang sudah tidak lagi paham dengan ideologi-nya sendiri.

“Sehingga tema penguatan ideologi kader ini memang pas, dan saya setuju sekali,” ujar anggota DPR RI dari Partai Golongan Karya tersebut disambut aplaus ribuan hadirin. Selain sepakat dengan program penguatan ideologi, Nusron juga memberikan apresiasi kepada PC GP Ansor Banyuwangi, yang mengangkat tema menjadi wira usahawan muda yang sukses.

Loading...

Sebab dua hal tersebut, yaitu ideologi dan wira usahawan muda sukses memang saling terkait. “Jadi program Ansor Banyuwangi ini memang pas sudah, namun bagaimana bisa menjadi wira usahawan sukses. Nanti, Pak Erwin Aksa yang akan memberikan resepnya,” tandasnya seraya menoleh ke arah Erwin Aksa yang duduk di kursi undangan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2