Beranda Sosial Kandas, Kapal Bahtera Sejati Rusak Budidaya Terumbu Karang

Kandas, Kapal Bahtera Sejati Rusak Budidaya Terumbu Karang

0
1730
Posisi Kapal Bahtera Sejati yang mengangkut 2.750 ton beras kandas di belakang markas Polair Ketapang. Kapal miring 11 derajat. ABK terus menyedot air yang telanjur masuk ke geladak kapal.

SEMENTARA itu, kandasnya kapal Bahtera Sejati tidak hanya berdampak pada terlambatnya pengiriman beras tetapi juga merusak terumbu karang di perairan yang disandari oleh kapal tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Banyak terumbu karang hasil dari konservasi yang dilakukan oleh pengusaha koral yang dibantu oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi menjadi rusak Terumbu karang yang sengaja dibudidayakan di area tersebut kini rusak hampir 20 persen akibat disandari oleh kapal muatan beras seberat 2.750 ton tersebut.

Loading...
Sisa terumbu karang yang masih utuh berhasil diambil dan ditampung ke kolam pengembangan di Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, siang kemarin (9-8).

Pemilik usaha koral yang merasa dirugikan atas rusaknya terumbu karang budidaya tersebut sudah melaporkan secara lisan kepada pihak Pelni dan operator kapal. “Saya sudah konfirmasi kepada pihak Pelni secara lisan tapi masih belum ada tanggapan,” ucap Abdul Rozi, 50, pengusaha koral Watudodol.

Sementara itu Rozi hanya bisa menyelamatkan sisa terumbu karang indukan yang berada di bawah kapal kandas tersebut. Padahal untuk bisa tumbuh terumbu karang membutuhkan waktu yang lama sekitar 1 hingga 2 tahun.

Akan tetapi dampak dari parkir kapal yang secara tiba-tiba itu merusak sebagian terumbu karang yang sudah dibudidayakan. “Kalau yang rusak tidak bisa dipastikan berapa luasnya tetapi terumbu karang yang ada dibawah kapal itu sudah dipastikan mati,” ucap Rozi.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!