Kapal LCT Beroperasi, Kemacetan Terurai

0
602

KALIPURO – Antrean kendaraan  sepanjang 21 Km dari ASDP Ketapang hingga Wongsorejo akhirnya terurai. Itu setelah  belasan kapal landing craft tank (LCT) diizinkan kembali beroperasi di rute Ketapang-Gilimanuk sejak Rabu sore kemarin (12/8).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kehadiran kembali belasan kapal LCT itu mampu mengurai kemacetan. Jalur transportasi darat menuju Jawa-Bali yang  semula lumpuh total kini sudah teratasi. Pelan tapi pasti kendaraan yang antre berjam-jam berangsur-angsur masuk kapal.

Keresahan sopir truk yang semula antre lama langsung terobati. Mereka tak lagi marahmarah karena tertahan berjam-jam di jalan raya. ”Sedikit lega rasanya bisa sampai ke pelabuhan setelah berjam-jam terjebak macet. Seharusnya kapal LCT harus tetap beroperasi,” ujar Sukir, seorang sopir tronton asal Surabaya.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, setelah Menteri Perhubungan memberikan perpanjangan waktu pengoperasian kapal LCT  di Pelabuhan LCM Ketapang  hingga 31 Desember, kemacetan  memang langsung terurai.  Dalam waktu kurang dari 24 jam arus lalu lintas sudah kembali lancar.

Kemacetan hanya terjadi sepanjang 2 Km, yaitu  dari depan kantor ASDP Ketapang sampai depan Kantor Pertamina  Banyuwangi. Selebihnya, arus lalu lintas tampak lancar. Namun, beberapa petugas kepolisian masih tampak mengatur lalu lintas.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last