Kasek Relakan Separo Gaji untuk Bonus Tim

0
436
GIRANG: Ali Wahyono (duduk paling kanan) dan Imam Bandaniji (duduk dua dari kanan) foto bersama kesebelasan SMAN 1 Rogojampi.

Kesuksesan tim SMAN 1 Rogojampi merengkuh titel kampiun Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2012 tidak lepas dari peran penting Imam Bandaniji, 16, dan Ali Wahyono, 15. Siapa mereka?
-SIGIT HARIYADI, Rogojampi-


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PAGI itu, ratusan siswa berbaris rapi di halaman tengah kompleks SMAN 1 Rogojampi. Di meja yang sengaja diletakkan berhadapan dengan ratusan siswa tersebut terlihat beberapa piala. Tentu saja, piala yang paling menarik perhatian adalah piala yang berukuran paling besar.

Piala berwarna kuning keemasan setinggi satu meter lebih tersebut memang tampak paling gagah. Riuh tepuk tangan menggelegar saat pembawa acara mengumumkan bahwa kesebelasan SMAN 1 Rogojampi berhasil merengkuh prestasi tertinggi di kejuaraan Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2012.

Nah, piala yang paling menyedot perhatian itu rupanya piala bergilir dalam ajang sepak bola akbar antar pelajar se-Banyuwangi. Prestasi membanggakan itu tentu tidak bisa diraih dengan hanya berleha-leha. Dalam sepekan, seluruh punggawa SMAN 1 Rogojampi rutin menggelar latihan di Lapangan Desa Concrong, Kecamatan Rogojampi.

Meskipun energi mereka sudah banyak yang tersedot untuk menimba ilmu di sekolah, tapi seluruh anggota skuad tim tetap semangat melahap materi latihan yang diselenggarakan setiap Senin, Kamis, dan Sabtu sore itu. Yang lebih membanggakan, dua gelar individual juga berhasil direngkuh dua punggawa kesebelasan SMAN 1 Rogojampi. Mereka adalah Ali Wahyono dan Imam Bandaniji.

Ali merebut gelar pemain terbaik, sedangkan Imam menyandang gelar top score dengan 15 gol. Uniknya, walau sama-sama bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional, Ali dan Imam memiliki rencana berbeda dalam mengembangkan karirnya. Setelah lulus SMA, Imam mengaku akan langsung mendaftar di salah satu sekolah sepak bola (SSB).

“Jadi, saya bisa lebih intens berlatih dan mengasah kemampuan. Di SSB, saya juga akan menerima bimbingan dan arahan pelatih berkualitas,” ujar siswa kelas XI yang mengidolakan Barcelona dan pemain terbaik dunia, Leonel Messi, tersebut. Sementara itu, Ali yang saat ini masih duduk di bangku kelas X mengatakan, setelah lulus SMA dia akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Tetapi, tetap saja penggemar setia kesebelasan Real Madrid itu tidak akan meninggalkan dunia sepak bola. “Di Universitas kan ada unit kegiatan mahasiswa (UKM) sepak bola. Jadi, saya tetap bisa berlatih dan terus mengembangkan kemampuan,” paparnya. Seiring torehan manis tersebut, Imam dan Ali berhak menggondol uang pembinaan masing-masing senilai Rp 1 juta dari pihak penyelenggara.

Belum cukup sampai di situ, seluruh anggota kesebelasan juga mendapat uang pembinaan dari saku pribadi kepala SMA Negeri 1 Rogojampi, Rodiwanto. Saking bangganya, sang kasek rela menyisihkan separo gajinya bulan ini untuk siswa-siswa yang telah mengangkat nama sekolah tersebut. “Uang itu bukan untuk memanjakan anak-anak. Itu lebih ditujukan untuk merangsang mereka agar lebih berprestasi di masa mendatang,” ujar Rodiwanto.

Sekadar diketahui, pada partai puncak yang digelar di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu lalu (28/4), kesebelasan SMA Negeri 1 Rogojampi berhasil menjungkalkan tim SMK Negeri 1 Glagah. Final kali ini layaknya laga ulangan final LPI tahun 2011. Namun, kala itu, kesebelasan SMK Negeri 1 Glagah sukses mengakhiri perlawanan SMAN 1 Rogojampi dengan skor 1-0.

Nah, pada final tahun ini, SMA Negeri 1 Rogojampi berhasil melakukan  revans sempurna atas rival abadinya itu. Dua tim tangguh ini harus berjuang mati-matian untuk merebut prestasi tertinggi. Kemenangan SMA Negeri 1 Rogojampi yang sudah di depan mata lewat lesakan sebiji gol Imam harus tertunda akibat gol tim lawan yang dicetak di masa injury time babak kedua.

Pertandingan pun dilanjutkan dengan adu penalti. Akhirnya, Tim SMAN 1 Rogojampi menang dengan skor 4-3. Selain mencetak gol pada waktu normal, Imam juga menjadi salah satu algojo yang sukses menaklukkan kiper lawan pada adu penalti. Rupanya, setahun sebelumnya, dia termasuk dalam skuad yang ditundukkan tim SMK Negeri 1 Glagah. “Kenangan pahit tahun lalu itu memotivasi saya menampilkan kemampuan terbaik.

Alhamdulillah kami menang,” pungkasnya. Kembali ke piala-piala yang dipamerkan di hadapan para siswa SMAN 1 Rogojampi. Rupanya piala itu tidak hanya berasal dari gelaran LPI tahun 2012. Piala lain lahir dari torehan apik para siswa sekolah tersebut pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang digelar di salah satu Universitas swasta di Bumi Blambangan. Pada kegiatan itu, para siswa SMAN 1 Rogojampi menggondol juara I desain poster, lima penyaji terbaik lomba teater, dan lima penyaji terbaik lomba tari. (radar)