Kegiatan Mencari Ikan Mandek

0
227

kegiatanSEMENTARA itu, bencana angin kencang kemarin menim bulkan keresahan bagi ma yoritas nelayan Muncar. Setelah kejadian itu, tidak ada satu pun nelayan yang melaut. Praktis, kegiatan mencari ikan di laut mandek. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Banyuwangi, Hasan Basri mengatakan, saat ini para nelayan masih berduka menyusul bencana alam tersebut. ‘’Semua ne layan Muncar sekarang sedang berkabung,’’ ujarnya saat ditemui di lokasi kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebab, kata Hasan, musibah itu jelas menjadi pukulan telak bagi mayoritas nelayan. Karena itu,  semua nelayan antusias membantu proses evakuasi. ‘’Lihat saja, semua nelayan kompak menyelamatkan barang-barang yang bisa di selamatkan,’’ katanya. Dia mengaku tidak bisa memprediksi kapan para nelayan kembali beraktivitas. Yang jelas, nelayan akan kembali melaut setelah cuaca kembali. ‘’Tapi, entah kapan cuaca normal lagi,’’ kata warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Mun car, itu.

Angin kencang itu membuat nelayan semakin menjerit. Se bab, satu-satunya mata pencarian nelayan adalah mencari ikan di laut. ‘’Sekarang nelayan benar-benar mengalami kesulitan,” ujarnya. Pihaknya berharap pemerintah memperhatikan nasib para nelayan dengan serius. ‘’Pelaksana proyek minapolitan harus membantu. Kan sudah jelas ada CSR-nya,” katanya. Urusan itu menjadi tanggung jawab berbagai pihak. Sebab, selama ini nelayan ikut andil besar dalam mendukung proyek tersebut. ‘’Jadi, ini harus di tanggapi serius,”  tandasnya. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :