Kemarau masih Berpotensi Hujan

0
114
KEMARAU: Mendung tipis menyelimuti langit di atas Selat Bali pagi kemarin.

BANYUWANGI – Musim kemarau memang sudah terjadi sebulan terakhir. Namun, seba- gian wilayah Banyuwangi ternyata masih diliputi mendung, bahkan masih turun hujan dengan intensitas rendah. Fenomena tersebut rupanya diakibatkan pengaruh lokal, yakni kelembapan udara yang masih cukup tinggi akibat penguapan air.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Seperti dikatakan Kepala Stasiun Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Atmaji Putro. Menurut Atmaji, hujan dengan intensitas ringan dengan durasi singkat masih berpeluang terjadi di wilayah Banyuwangi, terutama pada sore sampai malam. “Itu di antaranya disebabkan udara di sekitar hutan di Banyuwangi masih mengandung banyak uap air,” jelasnya.

Atmaji menambahkan, angin timur yang ber- tiup dengan kecepatan tinggi masih berpotensi terjadi. Angin timur tersebut bertiup dari arah tenggara, selatan, dan sesekali dari arah timur. “Ini tentu saja membawa pengaruh terhadap proses penjalaran gelombang,” paparnya. At maji mengingatkan, gelombang tinggi dengan durasi pendek masih berpotensi terjadi di perairan Ba- nyuw angi pada sore sampai malam hari. (radar)

Loading...