Kerusakan Jembatan Tambah Parah

0
414

BANYUWANGI – Kondisi jembatan yang menghubungkan Pulau Santen di Lingkungan Karanganom, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi semakin memprihatinkan. Padahal jembatan dengan panjang sekitar 110 meter itu, merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan wilayah Kelurahan Karangrejo ke pulau yang dihuni sekitar 60 kepala keluarga (KK) tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Kayunya banyak yang patah dan lapuk,” cetus Jumaadin, salah satu tokoh masyarakat Pulau Santen. Lantai jembatan di Pulau Santen yang dibangun personel TNI bersama rakyat pada era Bupati Banyuwangi Samsul Hadi itu terbuat dari kayu. Sedangkan semua fondasi dan tiang penyangga berbahan cor alias beton.

“Lihat saja, tiang dari cor juga sudah keropos semua,” katanya. Apa yang disampaikan Jumaadin ini memang benar, dari pantauan koran ini, tiang yang menyangga jembatan sudah banyak yang rusak. Malahan, sejumlah tiang yang dari cor itu juga sudah mengecil hingga besi kerangkanya terlihat. “Kalau tidak segera diperbaiki, tiangnya bisa patah,” cetusnya.

Loading...

Ironisnya, kayu-kayu yang dibuat untuk jembatan sudah banyak yang patah. Bahkan, sepanjang jembatan itu ada yang bolong. Bila dilewati motor atau sepeda, kayu berbentuk papan pada jembatan seperti akan copot. “Jembatannya memang sudah membahayakan,” terangnya.

Jembatan yang sudah rusak itu, selama ini diperbaiki oleh warga sekitar. Dana yang dibuat untuk memperbaiki, berasal dari dana parkir pengunjung di Pulau Santen dan kotak amal yang ada di pintu masuk jembatan. “Oleh warga sudah diikat dengan kawat dan dipaku, tapi kini mulai rusak lagi,” jelas Jumaadin.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2