Kisah Anak Gunung dari Banyuwangi di KRI Bima Suci

0
259
Foto: banyuwangikab

BANYUWANGI – Sandarnya Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci di Banyuwangi setelah melakukan lawatan ke 9 negara menyisakan kisah tersendiri bagi salah satu awak tarunanya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, wajah Nur Jannah terlihat bahagia. Dengan mengenakan pakaian hijau muda, ia tampak melambaikan tangan ke arah KRI Bima Suci yang sedang berlabuh di Pelabuhan Tanjungwangi, Kalipuro, Sabtu (9/11/2019) lalu.

Sementara di atas kapal, para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) sedang berdiri di tiang-tiang layar sembari melambaikan tangan. Memberikan penghormatan kepada orang-orang yang menyambutnya di pelabuhan.

Nur Jannah adalah salah satu dari beberapa keluarga dari Taruna AAL yang mengikuti pelayaran KRI Bima Suci ke sembilan negara itu.

Nur Jannah adalah ibunda dari taruna bernama Wahyu Wardoyo. Peluk kangen penuh keharuan segera meledak ketika keduanya bertemu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Jelang Libur Nataru, Marine Inspector Cek Kesiapan Kapal Penyeberangan di Banyuwangi