Konjen Dubai Kunjungi Perawat RS Al Huda

0
556

kojenDapat Gaji Tinggi, Tinggal di Apartemen


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Rasa bahagia dan bangga dirasakan tenaga perawat Rumah Sakit Al Huda (RSAH), Genteng, Banyuwangi; dan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember. Bagaimana tidak, saat perawat RS Al Huda dan RS Bina Sehat bekerja di Belhoul Speciality Hospital Dubai sejak 26 Agustus 2013 lalu, mereka mendapat kunjungan istimewa dari Konjen RI untuk Dubai, Adiguna Wijaya.

Menurut dr. Faida MMR, Chief Executive Offi cer (CEO) RS Al Huda sekaligus Direktur RS Bina Sehat Jember, kunjungan tersebut diharapkan menjadi angin segar guna meningkatkan motivasi serta semangat kerja enam perawat RSAH dan RSBS yang telah bekerja di Dubai Hospital. “Rencananya, 15 Oktober mendatang mereka secara khusus diundang berkunjung ke Konsulat Jendral Republik Indonesia di Dubai,” ujarnya.

Dijelaskan, selama bekerja di Belhoul Speciality Hospital, enam perawat tersebut ditempatkan di beberapa unit berbeda. Rinciannya, satu perawat ditempatkan di Emergency Room (Instalasi Gawat Darurat), satu perawat di MICU (Medical Intensive Care Unit), satu perawat di In Patient (Instalasi Rawat Inap) dan dua perawat di Outpatient Departerment (Instalasi Rawat Jalan). “Perawat yang ditempatkan di Outpatient Departerment sudah diberi tanggung jawab untuk assistensi mandiri dokter tanpa mentor,” jelasnya.

Masih menurut Faida, para perawat mendapat gaji cukup besar. Untuk waktu kerja, perawat di Outpatient Departerment, bekerja 8 jam sehari selama 6 hari dan mendapat libur di hari Jumat. Sedangkan perawat di In Patient, Emergency Room dan MICU, bekerja selama 12 jam sehari selama empat hari dan mendapat libur tiga hari. “Dalam satu minggu mereka bekerja 48 jam. Jika over time, misalnya karena kesibukan, maka mereka mendapat uang pengganti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Faida menjelaskan, hanya perawat Indonesia yang dapat akomodasi fl at. Akomodasi diberikan secara cuma-cuma oleh pihak Belhoul Speciality Hospital. Akomodasi berupa apartemen lengkap dengan isinya di antrium building yang sangat strategis karena dekat dengan grocery/ mall. ”Hal ini mempermudah perawat dalam memenuhi kebutuhan makan setiap hari. Mereka bisa belanja kapan saja dan memasak sendiri sesuai cita rasa masakan Indonesia,” ujarnya.

Yeni Susanti Amd.Kep, salah seorang perawat RSAH yang bekerja di Belhoul Speciality Hospital menyampaikan, Belhoul Speciality Hospital merupakan RS private yang sudah bersertifikat JCAHO (Joint Commission on Accreditation of Healthcare Organizations) dengan management RS yang baik. Terutama di bagian keperawatan dengan sistem pendokumentasian online.

Dijelaskan, mereka dapat mempelajari banyak hal terutama teknik menggunakan peralatan keperawatan dan medis yang baru dan canggih. Mereka belajar banyak hal dengan beraneka ragam budaya bangsa yang ada. “Teman-teman perawat disini sangat welcome dengan kami, semua membantu dan mengajari kami dengan baik. Mereka membantu kami untuk bisa beradaptasi dengan baik dan mudah,” ujarnya gembira. (radar)

Loading...