Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Kronologi Lengkap Meninggalnya Lula Lahfah: Ditemukan Tak Bernyawa di Apartemen, Polisi Amankan Obat dan Surat Rawat Jalan

kronologi-lengkap-meninggalnya-lula-lahfah:-ditemukan-tak-bernyawa-di-apartemen,-polisi-amankan-obat-dan-surat-rawat-jalan
Kronologi Lengkap Meninggalnya Lula Lahfah: Ditemukan Tak Bernyawa di Apartemen, Polisi Amankan Obat dan Surat Rawat Jalan

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Dunia hiburan Tanah Air tengah berduka. Selebgram sekaligus influencer Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya yang berada di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Kepergian mendadak perempuan berusia 26 tahun itu sontak mengejutkan publik, terlebih setelah polisi membeberkan kronologi awal penemuan jasad hingga hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pihak kepolisian memastikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun demikian, sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan turut diamankan dari lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI,” ungkap Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

Kronologi Penemuan Jasad Lula Lahfah

Peristiwa memilukan ini terjadi di Lantai 25 Apartemen Essence, kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kecurigaan awal muncul dari asisten rumah tangga (ART) korban bernama Asiah, yang sejak sore hari tidak mendapatkan respons saat mencoba menghubungi Lula.

Diketahui, Lula Lahfah memang tengah dalam kondisi kurang sehat dan baru saja menjalani pengobatan pada malam sebelumnya.

Hingga sore hari, pintu kamar korban tetap terkunci rapat dan tidak ada aktivitas yang terlihat dari dalam unit apartemen.

Merasa khawatir, sekitar pukul 18.00 WIB, ART bersama pihak manajemen apartemen memutuskan untuk mendobrak pintu kamar. Saat pintu berhasil dibuka, Lula ditemukan sudah tidak sadarkan diri.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur, dengan tubuh tertutup selimut. Kondisi tersebut langsung membuat saksi panik dan segera melaporkan kejadian itu kepada pihak keamanan dan kepolisian.

Kompol Murodih menjelaskan secara rinci kondisi fisik Lula saat pertama kali ditemukan.

“Setelah saksi masuk beserta pihak manajemen sekitar empat orang, ternyata almarhum sudah kondisi terlentang, posisi tubuh menyilang, mulut terbuka dan berwarna kebiruan. Saat dicek denyut nadi dan detak jantung sudah tidak berjalan atau bergerak,” jelasnya.

Evakuasi dan Kedatangan Pihak Terkait

Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian segera menuju lokasi. Asisten pribadi Lula, Cindy Azzahra Putri, yang saat itu sedang berada di kawasan Fatmawati untuk menjaga bazar pakaian milik Lula, langsung menuju apartemen setelah menerima kabar duka.


Page 2


Page 3

Tak lama kemudian, dokter pribadi korban, dr. Rizki Nirwandhi Putra, tiba di lokasi sekitar pukul 19.23 WIB untuk melakukan pengecekan awal. Namun, korban dipastikan telah meninggal dunia sebelum tim medis tiba.

Tim identifikasi dari kepolisian yang dipimpin Ipda Soleh kemudian melakukan olah TKP secara menyeluruh. Proses tersebut rampung sekitar pukul 20.20 WIB.

Hasil Sementara Olah TKP dan Pemeriksaan Medis

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh Lula Lahfah.

Namun, aparat mengamankan obat-obatan serta surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) yang berada di dalam unit apartemen.

Guna memastikan penyebab pasti kematian, jenazah Lula kemudian dievakuasi ke RS Fatmawati menggunakan ambulans untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, turut membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyebut penemuan jasad berawal dari kecurigaan ART yang tidak mendapat jawaban saat mengetuk pintu kamar korban.

“Pihak sekuriti kemudian melakukan pemeriksaan dan mendapati korban sudah dalam keadaan kaku. Selanjutnya dibawa ke RS Fatmawati untuk pemeriksaan,” jelasnya.

Riwayat Kesehatan Jadi Perhatian Polisi

Meski beredar kabar di media sosial mengenai dugaan henti napas dan henti jantung, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi.

Hingga kini, belum ada pernyataan final dari keluarga maupun manajemen terkait penyebab wafatnya Lula.

Diketahui, sebelum meninggal dunia, Lula Lahfah sempat menjalani perawatan medis.

Dalam beberapa unggahan di media sosial, ia mengaku mengalami komplikasi kesehatan, mulai dari sakit lambung, infeksi saluran kemih, batu ginjal, hingga radang usus.

Bahkan, Lula disebut sempat melewatkan perayaan tahun baru karena harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kondisi kesehatan tersebut kini menjadi salah satu fokus dalam penyelidikan kepolisian.

Duka dari Sahabat dan Rekan Selebritas

Kabar meninggalnya Lula Lahfah mengundang reaksi emosional dari sahabat dan rekan dekat. Sejumlah figur publik menyampaikan duka melalui media sosial.