Langsung Kumpulkan Ratusan Penambang

0
404
SOSIALISASI: Kanitbinmas Polsek Pesanggaran Aiptu Lipur saat dialog dengan ratusan penambang di Petak 78 dan 79 kemarin.
SOSIALISASI: Kanitbinmas Polsek Pesanggaran Aiptu Lipur saat dialog dengan ratusan penambang di Petak 78 dan 79 kemarin.

Buntut Tewasnya Aseng di Sumur Emas
PESANGGARAN – Meninggalnya Aseng, 30, saat melakukan penambangan di dalam lubang di Petak 79 Gunung Tumpang Pitu, Perhutani Banyuwangi Selatan, direspons cepat aparat Kepolisian Sektor Pesanggaran.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kemarin siang, jajaran Polsek Pesanggaran dan Mantri Perhutani Banyuwangi Selatan, BKPH Sumade, langsung datang ke Petak 78 dan 79 untuk menemui ratusan penambang ilegal.

Loading...

Dalam kesempatan tersebut, petugas mengimbau agar para penambang ilegal turut menjaga kawasan hutan dan tidak menambang  di luar area police line. “Kita juga mengimbau agar para penambang segera keluar dari daerah rawa, karena di musim hujan sangat berbahaya,” kata Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi.

Selain itu, pihaknya mengimbau agar para penambang ilegal tidak menebang pohon jati milik Perhutani Banyuwangi Selatan. “Semua itu kita sampaikan kepada para penambang, agar kecelakaan kerja tidak terjadi lagi,” tandasnya.

Seperti diberitakan kemarin, untuk kesekian kali para penambangan tradisional di Petak 79, Gunung Tumpang Pitu, masuk Desa/Kecamatan Pesanggaran, tewas. Seorang penambang ilegal bernama Aseng, 30, yang belum diketahui tempat tinggalnya, meninggal dunia.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2